RadarMadura.id— Apakah Anda pernah mendengar tentang Gunung Bromo di Karanganyar? Meskipun namanya mirip dengan destinasi unggulan di Probolinggo, Jawa Timur, Gunung Bromo yang saya maksud terletak di Pelet, Gedong, Karanganyar.
Meskipun kondisinya kini semakin sepi pengunjung, tempat ini menyimpan cerita sejarah yang menarik.
Dengan jarak sekitar 9,6 km dari Karanganyar Kota, Gunung Bromo dapat ditempuh dalam 18 menit perjalanan melalui akses jalan yang mulus dan asri.
Berbeda dengan objek wisata lain di lereng Gunung Lawu seperti Tawangmangu, Kebun Teh Kemuning, Candi Cetho, atau Candi Sukuh, Gunung Bromo menawarkan pemandangan yang unik.
Destinasi wisata alam ini berada di dataran yang lebih rendah dan menyuguhkan suasana hutan yang khas.
Kawasan hutan penelitian ini ditumbuhi berbagai jenis pohon, termasuk pohon-pohon langka seperti pohon cendana.
Namun, keistimewaan Gunung Bromo terletak pada pohon kayu jati yang tumbuh dikelilingi oleh pohon beringin. Pohon ini dikenal dengan nama “Jati Kurung.”
Selain itu, di Gunung Bromo juga terdapat sebuah petilasan yang menarik.
Konon, petilasan ini merupakan tempat yang pernah dihuni oleh Nyai Ageng Serang, istri dari Pangeran Diponegoro saat mengungsi pada masa penjajahan Belanda.
Petilasan ini sering dikunjungi oleh para peziarah pada hari-hari tertentu.
Bagi para wisatawan yang gemar kegiatan ekstrem, kawasan hutan Gunung Bromo juga dapat dijadikan lokasi offroad.
Tempat ini buka setiap hari dan dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet, mushola, loket, area parkir, dan aksesibilitas yang baik.
Jadi, jika Anda ingin mengunjungi Gunung Bromo, jangan ragu untuk datang langsung dan menikmati keajaibannya! (fadila)