Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sayur Lokal Indonesia yang Jarang Ditemui di Pasaran

Amin Basiri • Senin, 6 Mei 2024 | 16:45 WIB

Terubuk, salah satu jenis sayur lokal Indonesia yang hampir tidak ada di pasaran, kecuali online
Terubuk, salah satu jenis sayur lokal Indonesia yang hampir tidak ada di pasaran, kecuali online

RadarMadura.id – Di Indonesia, terdapat banyak jenis sayur yang biasa digunakan untuk campuran berbagai jenis olahan.

Olahan dari sayur sudah bukan rahasia lagi jika banyak menyimpan kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Namun ada beberapa sayur khas lokal Indonesa yang saat ini sudah jarang ditemui bahkan di pasaran sekalipun.

Beberapa faktor yang menyebabkan itu semua mungkin karena kurangnya budidaya dan tergeser fastfood.

Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah jenis sayur lokal yang sudah jarang ditemui di pasaran:

1. Pepeh (Gymnema Inodorum)

Umunya, tumbuhan pepeh digunakan sebagai tanaman pakan lebah karena dipercaya menghaslkan banyak nektar.

Namun pada jaman dulu, tanaman pepeh digunakan sebagi bahan sayur khususnya bagi ibu-ibu sebagai penguat pasca melahirkan

2. Riwono (Smilax Zeylanica)

Tumbuhan ini juga dikenal dengan nama akar kancil yang biasnaya digunakan sebagai obat-obatan herbal.

Namun siapa yang sanga, pucuk dari tanaman tersebut digunakan sebagai olahan sayur degan tekstur renyah

3. Bungli/ Kayu Lanang (Oroxylum Indicum)

Bungli atau yang disebut dengan kayu lanang ternyata dulu banyak dijual di pasaran, namun sekarang susah untuk mendapatinya.

Bunga dari tanaman ini bisa digunakan sebagi sayur pengganti lauk yang sangat lezat dan nikmat.

4. Kacang Uci (Vigna Umbellata)

Meskipun tidak sebaik kacang kedelai, biji kang uci kerang uga digunakan sebagai bahan sayur dan pembuatan tempe.

5. Terubuk (Saccharum Edule)

Terubuk merupakan tumbuhan yang masih satu kerabat dengan tebu, Bungan terubuk digunakan sebagai bahan makanan dalam berbagai menu

6. Tongkeng (Telosma Cordata)

Sempat menjadi ratu dari segala jenis sayur lokal Indonesia, kini Bungan dari tumbuhan tongkeng jarang digunakan sebagai olahan masakan sayur

7. Boros Temu Kunci (Boesenbergia Rotunda)

Berasal dari daun temu kunci yang masih muda dan kuncup, sayur boros bisa dinikmati dalam berbagai macam olahan

8. Mentaos (Wrightia Pubescens)

Tumbuhan mentaos sangat terkenal di kalangan pecinta bonsai karena batang bawahannya sering digunakan untuk sambungan antingputri.

Namun, siapa sangka bahwa dulu daun mentaos bisa juga dijadikan sebagai bahan sayur dengan tekstur empuk

9. Ketupuk (Claoxylon Indicum)

Ketupk biasanya dulu dijadikan sebagai bahan tanaman pagaran di desa-desa, daunnya bisa juga digunakan sebagai sayur lodeh

Demikianlah informasi singkat mengenai berbagai jenis sayur lokal Indonesia yang jarang dijumpai di pasaran

Editor : Amin Basiri
#sayur #lokal #indonesia