RadarMadura.id — Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, konsumen di Indonesia diimbau untuk lebih selektif memilih kurma.
Hal ini berkaitan dengan kondisi geopolitik di Gaza, di mana seruan untuk menghindari produk-produk Israel, termasuk kurma, menjadi semakin relevan.
Berikut adalah daftar merek kurma yang tidak berasal dari Israel, yang dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menunjukkan solidaritas terhadap Palestina:
-
Golden Palm Tunisia
Dibudidayakan di Tunisia, kurma ini terkenal dengan rasa manis dan tekstur renyahnya.
Sangat direkomendasikan untuk ibu hamil dan anak-anak karena kualitas dan manfaatnya.
Baca Juga: Wisata Bukit Pinus Wonosalam: Oase Segar di Jombang, Jawa Timur! -
Date Crown Khalas
Dari Uni Emirat Arab, kurma ini menawarkan kelembutan dan kesegaran yang pas untuk berbuka puasa, dengan tingkat kekeringan yang rendah dan kandungan air yang cukup.
-
Berari Bam
Meskipun mirip dengan kurma ajwa, Berari Bam yang diproduksi di Iran ini memiliki warna coklat kehitaman dan rasa manis yang lembut, menjadikannya alternatif yang menarik.
-
Medjool Palestine King Dates
Walaupun jenis Medjool juga diproduksi oleh Israel, merek ini dijamin 100% produksi Palestina, dengan budidaya yang dilakukan di pertanian keluarga di Jericho, Tepi Barat.
-
Lumico, Medjool Al Quds Classic
Lumico, perusahaan besar di Palestina, turut memproduksi kurma Medjool. Pembelian produk ini selama Ramadan mendukung industri lokal Palestina.
Baca Juga: Liburan Ke Jombang? 5 Destinasi Menarik Ini Wajib Anda Kunjungi! -
Castle Farms Sukkari
Berasal dari Madinah dan telah diproduksi sejak tahun 1970, kurma ini menawarkan kualitas terbaik dengan harga yang terjangkau.
-
Kurma Madu Namibia
Dengan asal-usul dari Afrika Selatan, tepatnya Namibia, kurma ini telah tersedia luas di pasar Indonesia.
Dengan memilih kurma-kurma ini, Anda tidak hanya menikmati kelezatan buah khas Ramadan, tetapi juga berpartisipasi dalam gerakan solidaritas global. (fadila)