RadarMadura.id - Kabupaten Kulon Progo tidak hanya terkenal dengan Hutan Mangrove yang menjadi habitat burung-burung langka.
Di kabupaten ini, terdapat juga kebun teh yang menawarkan pesona alam dan sejarah yang menarik. Kebun teh tersebut bernama Kebun Teh Nglinggo.
Kebun teh ini terletak di Desa Nglinggo Barat, Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo.
Dari pusat kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 40 kilometer. Untuk mencapai lokasi ini, kamu harus melewati jalan berkelok-kelok yang menanjak. Namun, perjalananmu akan terbayar dengan pemandangan yang indah.
Di kebun teh ini, kamu bisa menikmati udara yang sejuk dan segar. Suhu di sini berkisar antara 18-22 derajat Celsius.
Kamu juga bisa melihat hamparan kebun teh yang hijau dan rimbun. Kebun teh ini memiliki luas sekitar 100 hektar dan dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara IX.
Selain menikmati keindahan alam, kamu juga bisa belajar sejarah di kebun teh ini.
Baca Juga: HeHa Ocean View, Wisata Pantai Selatan Jogja yang Siap Sambut Liburanmu
Di sini, terdapat sebuah bangunan tua yang merupakan tempat tinggal Pangeran Diponegoro saat ia diasingkan oleh Belanda pada tahun 1830.
Bangunan ini disebut Rumah Diponegoro atau Rumah Nglinggo.
Di rumah ini, kamu bisa melihat berbagai benda-benda peninggalan Pangeran Diponegoro, seperti kursi, meja, tempat tidur, dan lukisan. Kamu juga bisa melihat peta perang yang digunakan oleh Pangeran Diponegoro saat melawan Belanda.
Rumah ini juga menjadi tempat bersejarah bagi warga setempat, karena di sini Pangeran Diponegoro memberikan berkah dan petunjuk kepada mereka.
Untuk masuk ke kebun teh ini, kamu hanya perlu membayar tiket sebesar Rp3.000,00 per orang.
Kebun teh ini buka selama 24 jam, jadi kamu bisa datang kapan saja. Kamu juga bisa menginap di beberapa penginapan yang tersedia di sekitar kebun teh.
Kebun Teh Nglinggo adalah destinasi wisata yang cocok untuk kamu yang ingin menikmati alam dan sejarah di Kulon Progo. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi kebun teh ini dan rasakan sensasinya! (hasan)
Editor : Hasan Bashri