RadarMadura.id – Pacitan, kabupaten di ujung barat daya Jawa Timur, menyimpan banyak pesona wisata bahari yang sayang untuk dilewatkan.
Salah satunya adalah Pantai Pangasan, sebuah surga tersembunyi yang menawarkan keindahan alam luar biasa.
Pantai Pangasan berbeda dengan pantai-pantai lain di Pacitan yang memiliki pasir putih.
Di pantai ini, Anda hanya akan menemukan bebatuan karang yang bertebaran dengan berbagai ukuran. Namun, justru itulah yang membuat pantai ini unik dan menarik.
Pantai Pangasan dikelilingi oleh dua tebing batu yang menjulang tinggi, yaitu Gunung Lanang di sisi timur dan Gunung Ganjuran di sisi barat.
Dari atas tebing, Anda bisa melihat pemandangan yang memukau, yaitu perpaduan antara sawah, bukit, dan laut biru yang membentang luas.
Pantai Pangasan juga memiliki ombak yang cukup besar, sehingga cocok untuk Anda yang suka berselancar.
Namun, jika Anda hanya ingin menikmati suasana pantai yang tenang dan sejuk, Anda bisa bersantai di bawah pohon-pohon yang rindang.
Pantai Pangasan sudah mulai dikenal oleh banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Kondisi pantai ini juga sudah tertata rapi, dengan fasilitas-fasilitas seperti tempat parkir, toilet, warung makan, dan penginapan.
Pantai Pangasan Pacitan berada di Dusun Batulapak, Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Untuk menuju Pantai Pangasan Pacitan dari pusat kota Pacitan, Anda bisa mengambil jalur lintas selatan yang membutuhkan waktu sekitar 30 sampai 40 menit.
Setelah melewati Fly Over Gayam, belok kiri ke arah jalan yang menanjak, lalu belok kanan sampai ke Pasar Gayam.
Ikuti jalan Fly Over dan masuk ke gapura Desa Klesem. Setelah sampai di Balai Desa Kalipelus, ambil arah kiri di pertigaan jalan, dan terus ikuti jalan yang sudah di hotmix.
Di pertigaan jalan selanjutnya, tetap berada di arah kiri. Jalan menuju Pantai Pangasan Pacitan tidak terlalu lebar, dan banyak turunan dan belokan, jadi hati-hati saat berkendara.
Di sepanjang jalan, Anda akan disuguhi pemandangan alam yang asri dan hijau. (fadila)
Editor : Ina Herdiyana