RadarMadura.id – Air Terjun Nglirip adalah salah satu destinasi wisata yang menarik di Tuban, Jawa Timur.
Air terjun ini memiliki keindahan alam yang memesona, dengan air yang jernih dan sejuk.
Namun, di balik pesonanya, air terjun ini menyimpan sebuah legenda yang tragis dan mengerikan.
Menurut cerita rakyat setempat, air terjun ini dulunya adalah tempat tinggal seorang gadis desa yang cantik dan lugu.
Gadis itu jatuh cinta dengan seorang laki-laki dari keluarga bangsawan. Namun, cinta mereka ditentang oleh ayah sang laki-laki, yang merasa bahwa gadis itu tidak pantas untuk anaknya.
Ayah dari laki-laki tersebut kemudian memerintahkan pengawalnya untuk membunuh anaknya sendiri, karena tidak mau mengikuti keinginannya.
Ketika gadis itu mendengar kabar kematian kekasihnya, ia merasa sangat sedih dan putus asa.
Ia pun melarikan diri ke sebuah goa yang terletak di belakang air terjun, dan menghabiskan sisa hidupnya di sana.
Konon, sebelum meninggal, gadis itu mengucapkan sebuah kutukan, bahwa setiap pasangan yang datang ke air terjun ini akan mengalami perceraian atau putus dalam waktu singkat.
Karena itu, ada beberapa larangan yang harus ditaati oleh pengunjung air terjun ini, yaitu tidak boleh membawa pasangan yang belum menikah, dan tidak boleh berenang atau mandi di air terjun.
Meskipun ada mitos dan larangan tersebut, tak sedikit pengunjung yang datang ke Air Terjun Nglirip membawa pasangan mereka.
Mereka menikmati pemandangan dan suasana yang indah di sana, tanpa memercayai cerita yang beredar.
Namun, sebagai pengunjung yang baik, sebaiknya kita tetap menghormati adat dan budaya setempat, dan tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan masalah. (Fadila)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti