RadarMadura.id – Jika Anda mencari tempat wisata alam yang menawarkan pemandangan indah dan sejuk, Air Terjun Dlundung bisa menjadi pilihan.
Lokasi wisata ini berada di kaki Gunung Penanggungan, Mojokerto, Jawa Timur.
Air Terjun Dlundung memiliki ketinggian sekitar 20 meter dengan debit air yang cukup deras. Airnya berasal dari mata air Gunung Penanggungan yang sangat jernih dan segar.
Banyak pengunjung yang berenang atau bermain air di kolam alami di bawah air terjun.
Selain keindahan alamnya, Air Terjun Dlundung juga menyimpan mitos menarik. Konon, di sekitar air terjun terdapat benda-benda kuno yang berharga seperti piring emas.
Beberapa warga sekitar mengaku pernah menemukan benda-benda tersebut.
Untuk mencapai Air Terjun Dlundung, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau umum. Berikut adalah rute dan biaya yang perlu Anda ketahui:
Rute Kendaraan Pribadi
Jika Anda datang dari arah Sidoarjo, Anda bisa melewati Pandaan, kemudian masuk ke Jalan Raya Tawas.
Setelah itu, belok ke arah Dlundung. Perjalanan dari Pandaan ke Dlundung memakan waktu sekitar 45 menit.
Setelah sampai di Dlundung, Anda bisa mengikuti papan petunjuk arah menuju Air Terjun Dlundung.
Jarak dari jalan raya ke pintu masuk wisata sekitar dua km. Di sepanjang jalan, Anda bisa menikmati pemandangan hijau dan asri.
Anda juga bisa berhenti sejenak untuk berfoto di jalur yang sudah disediakan.
Rute Kendaraan Umum
Jika Anda menggunakan kendaraan umum, Anda bisa mengambil rute sebagai berikut:
- Menuju Terminal Pandaan
- Naik bus jurusan Trawas, turun di Trawas
- Lanjutkan dengan naik ojek menuju Air Terjun Dlundung
Biaya yang diperlukan untuk menggunakan kendaraan umum sekitar Rp 6 ribu untuk naik bus dan Rp 5 ribu untuk naik ojek per orang.
Tiket Masuk dan Fasilitas
Untuk menikmati keindahan Air Terjun Dlundung, Anda harus membayar tiket masuk sesuai dengan hari dan usia Anda. Berikut adalah daftar harga tiket masuk:
- Hari biasa: Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 7.500 untuk anak-anak
- Weekend: Rp 12.500 untuk dewasa dan Rp 10.000 untuk anak-anak
- Camping: Rp18.000 per orang
- Asuransi: Rp 500 per orang
Anda juga harus membayar biaya parkir jika membawa kendaraan pribadi. Biaya parkir untuk motor Rp 2.000 per unit dan untuk mobil Rp 3.000 per unit.
Air Terjun Dlundung buka setiap hari mulai pukul 08.00–16.00. Di lokasi wisata ini, Anda bisa menemukan fasilitas yang cukup lengkap seperti toilet, musala, warung makan, gazebo, dan area camping.
Demikian ulasan singkat tentang Air Terjun Dlundung, destinasi wisata alam yang menyimpan pesona dan mitos. Semoga bermanfaat. (fadila)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana