Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Menyusuri Kekayaan Spiritual: 5 Rekomendasi Wisata Religi di Kota Jombang

Amin Basiri • Sabtu, 2 Desember 2023 | 16:01 WIB

Wisata Religi di Jombang
Wisata Religi di Jombang

RadarMadura.Id - Selain menjadi kota yang dikenal sebagai "Kota Santri," Jombang juga menawarkan berbagai destinasi wisata religi yang mengungkapkan kekayaan sejarah keislaman Indonesia.

Jombang bukan hanya tempat lahirnya banyak ulama ternama, tetapi juga menjadi saksi bisu perkembangan Islam di tanah air.

Jombang juga dikenal dengan berbagai tempat wisata religinya yang bisa dikunjungi kapan saja

Untuk memberikan pengalaman wisata religi yang mendalam, berikut adalah lima rekomendasi tempat yang tidak boleh dilewatkan bagi para pengunjung yang ingin memahami dan merasakan keindahan spiritual Jombang.

1. Kompleks Pemakaman Tebuireng

Kompleks pemakaman Tebuireng di Jombang menjadi tempat suci yang memperingati sosok KH. Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur, mantan Presiden Indonesia yang juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU).

Di area pemakaman ini, juga menjadi tempat bersemayam salah satu ulama terbesar yang ada di Indonesia yakni, KH Hasyim Asyari dan KH Wahid Hasyim, salah satu pahlawan nasional.

Lokasi makam ini terletak di Jl. Irian Jaya Tebuireng Nomor 10, cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Berada di tengah pesantren Tebuireng yang dipimpin oleh keluarga Gus Dur, makam ini menjadi titik ziarah utama bagi para pengagum dan pengikut ajaran Gus Dur.

Makam Gus Dur di Jombang tidak hanya menjadi tempat pemakaman, tetapi juga merangkap sebagai pusat kegiatan keagamaan dan budaya.

Setiap harinya, makam ini dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, serta pukul 20.00 hingga 03.00 WIB.

2. Makam KH Abdul Wahab Chasbullah

Makam KH Abdul Wahab Hasbullah di Jombang adalah destinasi religi yang memperingati tokoh ulama terkemuka yang berjasa dalam pengembangan pendidikan agama Islam di Indonesia.

Terletak di Tambakberas, Gang 4, RT 3 RW 5, Dusun Gedang Tambak Rejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, tempat ini menjadi pusat ziarah bagi para pengagum dan penganut ajaran dari KH Abdul Wahab Hasbullah.


Salah satu keunikan dari Makam KH Abdul Wahab Hasbullah adalah kebijakan buka 24 jam, memungkinkan pengunjung untuk mengunjungi makam kapan saja tanpa terikat waktu tertentu.


Hal ini menunjukkan bahwa tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat peribadatan, tetapi juga sebagai pusat spiritual yang terbuka bagi siapa saja yang ingin mencari ketenangan dan keberkahan kapan pun dibutuhkan.

3. Makam Mbah Sayyid Sulaiman

Makam Mbah Sayyid Sulaiman, salah satu tokoh penyebar agama Islam di Indonesia, menjadi destinasi ziarah yang menggambarkan sejarah panjang Islam di tanah air.

Terletak di Dusun Jetis, Mancilan, Kecamatan Rejoagung, Kabupaten Jombang, tempat ini menjadi pusat spiritual yang memperingati jasa-jasa Mbah Sayyid Sulaiman dalam menyebarkan ajaran Islam.

Beliau merupakan cucu dari Sunan Gunung Jati, salah satu wali songo, dan merupakan murid dari Sunan Ampel, yang terkenal dengan peranannya dalam penyebaran Islam di Jawa.

Kehadiran Mbah Sayyid Sulaiman sebagai keturunan langsung dari tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam Indonesia memberikan daya tarik spiritual dan kehormatan tersendiri bagi para ziarah.

Tempat ini juga mencerminkan peranan sentral Jombang dalam membentuk dan memelihara tradisi keislaman di Indonesia, menjadikannya tempat yang layak untuk dijelajahi bagi mereka yang tertarik pada warisan spiritual dan budaya Indonesia.

4. Makam Mbah Buyut Sonah

Makam Mbah Buyut Sonah, yang terletak di Karangjati, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, adalah sebuah tempat yang sarat makna dalam sejarah penyebaran agama Islam di Jawa Timur.

Buka 24 jam, makam ini memberikan kemudahan bagi para ziarah yang ingin merenung atau berdoa kapan saja.

Mbah Buyut Sonah dikenal sebagai salah satu ulama yang memiliki peran signifikan dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah tersebut.

Ada beberapa versi yang mengaitkan beliau dengan Sunan Gresik, mengatakan bahwa Mbah Buyut Sonah adalah bendahara kegiatan dakwah yang diadakan oleh Sunan Gresik. Sebaliknya, versi lain menyebutkan bahwa beliau merupakan murid dari Sunan Drajat, salah satu dari sembilan wali yang terkenal di Jawa.

Komplek pemakaman ini merupakan destinasi wisata religi yang terbilang masih baru. Lokasi pemakaman ini sendiri cukup unik, karena terletak di tengah pertambangan kapur di ketinggian 30 meter di atas tanah.

5. Makam KH Bisri Syansuri

Makam KH Bisri Syansuri, salah satu tokoh monumental dalam sejarah keislaman di Indonesia, menjadi tempat suci yang memperingati peran besar beliau sebagai salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

KH Bisri Syansuri tidak hanya terkenal sebagai ulama, tetapi juga sebagai pelopor pendidikan Islam dengan mendirikan pondok pesantren putri, suatu langkah revolusioner pada zamannya yang belum umum.

Alamat makam ini yang terletak di Jalan KH Bisri Syansuri, Denanyar Selatan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, dibuka 24 jam untuk umum.

Komplek pemakaman ini menjadi tempat inspiratif bagi generasi yang ingin memahami peran kunci tokoh-tokoh seperti KH Bisri Syansuri dalam membentuk karakter keislaman dan peran perempuan dalam pendidikan Islam.

Dengan berbagai rekomendasi wisata religi yang diberikan, Jombang bukan sekadar destinasi wisata, melainkan juga perjalanan spiritual yang memperkaya jiwa dan mendekatkan diri pada nilai-nilai keislaman.

Melangkah di kota yang dipenuhi dengan jejak para ulama dan tokoh agama terkemuka ini, pengunjung tidak hanya mendapati tempat-tempat suci yang menyejukkan hati, tetapi juga merasakan keberagaman dan toleransi yang menjadi ciri khas Jombang.

Editor : Amin Basiri
#wisata #Jombang #religi