Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Cara Sederhana Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman Menjalani Ibadah Puasa, Habiskan Waktu Bersama Masyarakat di Kampung Halaman

Amin Basiri • Jumat, 27 Februari 2026 | 08:05 WIB

RAMAH: Wakil ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman saat ditemui di ruang kerjanya Senin (23/2).
RAMAH: Wakil ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman saat ditemui di ruang kerjanya Senin (23/2).

 

 Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman memilih menghabiskan Ramadan di kampung halaman. Selain menikmati kebersamaan dengan keluarga, momentum tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat kecil (wong cilik) melalui berbagai kegiatan sosial.

........

BULAN suci Ramadan menjadi momen istimewa untuk menjalin kebersamaan bersama keluarga, kerabat, dan tetangga.

Bagi sebagian orang, terutama yang mengemban amanah sebagai wakil rakyat, kesempatan berkumpul dengan keluarga tergolong terbatas.

Hal itu disiasati Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman. Selama Ramadan, dia lebih sering berada di desa ketimbang di kota.

Waktu luangnya dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga tercinta. Menurut dia, suasana kampung halaman terasa lebih indah dan nyaman untuk menjalankan ibadah puasa.

Meski demikian, tanggung jawab sebagai wakil rakyat tetap dijalankan secara optimal. Setiap hari dia pulang-pergi (PP) dari Geger ke Kota Bangkalan untuk menunaikan tugasnya. Namun, dia tetap berupaya tidak melewatkan momen kebersamaan dengan keluarga.

”Setiap hari PP dari Geger ke Bangkalan kota. Sore hari saya pasti pulang ke rumah,” ujarnya.

Politikus senior PDI Perjuangan itu juga berupaya meningkatkan amal ibadah selama Ramadan. Selain memperbanyak sedekah, dia rutin melaksanakan salat Tarawih dan tadarus Al-Qur’an bersama masyarakat. Bahkan, dia juga terlibat dalam kegiatan sosial seperti kerja bakti membersihkan masjid.

”Kalau di kampung halaman, saya selalu salat Tarawih dan tadarus Al-Qur’an bersama masyarakat,” tuturnya.

Di sela kesibukannya, Fatkurrahman tetap menyempatkan diri berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Kegiatan pembagian sembako rutin dilakukan setiap Ramadan, dengan dukungan MH Said Abdullah.

”Berbagi sembako sudah menjadi kegiatan rutin kami setiap tahun, dan ini didukung langsung oleh MH Said Abdullah,” paparnya.

Dia mengaku lebih memilih berada di desa selama Ramadan karena masih banyak warga kurang mampu yang membutuhkan perhatian. Fokusnya adalah membantu masyarakat di daerahnya sendiri.

”Daripada di kota, saya lebih sering di daerah sendiri karena masih banyak warga kurang mampu yang memerlukan bantuan,” tandasnya.

Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman memilih menjalani tradisi buka puasa secara sederhana selama Ramadan. Baginya, kebersamaan dengan keluarga di rumah menjadi hal yang tidak tergantikan.

Bagi Fatkurrahman, Ramadan terasa kurang afdal jika tidak berbuka di rumah bersama keluarga. Setiap tahun, dia selalu merasakan kerinduan untuk pulang dan menghabiskan waktu di kampung halaman.

Terlebih, dia dikenal sebagai sosok yang gemar berbaur dengan masyarakat, sehingga momen kebersamaan dengan warga tidak ingin dilewatkan.

”Apalagi kami dianjurkan untuk terus berbaur dan mengajak masyarakat meningkatkan ibadah selama Ramadan,” ujarnya.

Meski kerap beraktivitas di kota, dia tetap menyempatkan diri pulang untuk berbuka bersama keluarga. Dalam sebulan, hanya satu atau dua kali dia berbuka di luar rumah, itu pun atas permintaan anak-anaknya.

”Kalau saya pribadi lebih suka berbuka di rumah. Sangat jarang berbuka di luar, kecuali anak yang meminta,” imbuhnya.

Soal menu berbuka, Fatkurrahman mengaku memilih cara yang sederhana. Saat azan berkumandang, dia tidak langsung menyantap makanan berat. Untuk membatalkan puasa, dia cukup meminum air hangat yang dicampur madu.

”Pola makan saya memang berbeda. Saya berbuka dengan air hangat dicampur madu, lalu sekitar 30 menit kemudian baru makan,” ucapnya.

Untuk menu makanan, dia tidak pilih-pilih. Baginya, makanan apa pun yang penting mengenyangkan sudah cukup menjadi hidangan berbuka.

”Saya tidak pilih-pilih menu, yang penting bisa membuat kenyang,” paparnya.

Selain itu, dia juga mengajak masyarakat untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan positif, seperti zikir dan salawat.

Dia mengimbau agar masyarakat menghindari aktivitas yang merugikan, seperti balap liar maupun perang sarung yang kerap muncul saat Ramadan.

”Kami mengingatkan masyarakat untuk menghindari kegiatan yang merugikan. Mari lakukan hal-hal positif di bulan yang penuh berkah ini,” ajaknya. (za/han)

Editor : Amin Basiri