BRI Peduli Libatkan 500 Relawan Kelola Sampah saat MotoGP Mandalika 2026

Hendriyanto • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:03 WIB
MENYASAR TRIBUN: Petugas sampah yang dibina BRI Peduli saat motoGP Mandalika 2026.
MENYASAR TRIBUN: Petugas sampah yang dibina BRI Peduli saat motoGP Mandalika 2026.

MANDALIKA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli menghadirkan inisiatif pengelolaan sampah dalam rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026.

Melalui program Waste Management Warriors Mandalika dan kampanye #YokKitaGAS, BRI berupaya menjaga kebersihan serta keberlanjutan lingkungan di kawasan Mandalika.

BRI Peduli melibatkan 500 relawan untuk mendukung pengumpulan, pemilahan, dan pengangkutan sampah di sejumlah titik. Program ini juga menyediakan truk pengangkut sampah, tempat sampah, papan petunjuk, serta mesin pengumpul botol plastik otomatis atau Reverse Vending Machine (RVM) di area VIP Deluxe dan Festival untuk mengumpulkan botol plastik yang dapat didaur ulang.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, program BRI Peduli dirancang untuk memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan. Melalui inisiatif ini, BRI mengintegrasikan keterlibatan relawan, edukasi, teknologi, dan sarana pengelolaan sampah selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Baca Juga: KJRI Hamburg Gelar Lokakarya Bertema Rekat Bersama Merawat Jiwa

“Aktivitas MotoGP Mandalika perlu diiringi dengan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Melalui BRI Peduli, kami menghadirkan dukungan yang menyatukan peran relawan, edukasi, teknologi, dan sarana pengelolaan sampah dalam satu rangkaian yang terkoordinasi,” ujar Dhanny.

Program tersebut melengkapi dukungan BRI terhadap perkembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi di Mandalika. BRI meyakini pertumbuhan kawasan yang menggerakkan sektor perdagangan, akomodasi, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan melibatkan masyarakat.

BRI juga memberikan pembekalan kepada para relawan, meliputi standar kebersihan area, keselamatan kerja, pemilahan sampah dari sumber, alur pengumpulan, serta pelayanan pengunjung. Dengan pembekalan tersebut, para relawan membantu menjaga proses pengelolaan sampah, mulai dari pengumpulan dan pemilahan hingga pengangkutan untuk penanganan lebih lanjut.

Dhanny menegaskan, pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan kebiasaan bersama. Karena itu, BRI berharap program ini mendorong masyarakat dan pengunjung untuk mengurangi sampah, memilahnya sesuai jenis, serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

“Pengelolaan sampah bukan hanya mengenai fasilitas, tetapi juga tentang membangun kepedulian dan kebiasaan bersama. Kami berharap langkah ini dapat mendorong masyarakat dan pengunjung untuk mengambil peran, mulai dari mengurangi sampah, memilahnya sesuai jenis, hingga memanfaatkan fasilitas yang tersedia,” lanjut Dhanny.

Baca Juga: Merantau ke Pamekasan, Nanda Rasakan Kemudahan Layanan Digital BPJS Kesehatan

Melalui program BRI Peduli dan kampanye #YokKitaGAS, BRI menegaskan komitmennya mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kepedulian lingkungan dan partisipasi masyarakat. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya BRI menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung Mandalika sebagai kawasan pariwisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
motgp 2026 BRI peduli sampah mandalika