Merantau ke Pamekasan, Nanda Rasakan Kemudahan Layanan Digital BPJS Kesehatan

Hendriyanto • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:25 WIB
BERTERIMAKASIH: Shohibatun Nisa Merinda, mahasiswa asal Sumenep yang menggunakan layanan jaminan kesehatan nasional di Pamekasan.
BERTERIMAKASIH: Shohibatun Nisa Merinda, mahasiswa asal Sumenep yang menggunakan layanan jaminan kesehatan nasional di Pamekasan.

PAMEKASAN, RadarMadura.id– Merantau dari Sumenep ke Pamekasan membuat Shohibatun Nisa Merinda (23), atau yang akrab disapa Nanda, harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Nanda merasakan kemudahan mengurus administrasi kepesertaan melalui layanan digital BPJS Kesehatan.

Nanda menilai layanan digital sangat membantu dirinya yang kini tinggal jauh dari daerah asal. Melalui telepon genggam, peserta dapat mengurus berbagai keperluan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

“Sekarang semuanya sudah serba digital, jadi sangat memudahkan masyarakat, apalagi yang tempat tinggalnya jauh dari kantor BPJS Kesehatan. Sebagai anak muda, saya senang karena kalau ada keperluan administrasi JKN, bisa diurus dengan mudah tanpa harus datang langsung ke kantor,” kata Nanda saat diwawancara di kediamannya pada Selasa (13/10).

Salah satu layanan yang pernah dimanfaatkan Nanda adalah Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) untuk mengubah data kepesertaan. Menurutnya, proses tersebut mudah dan praktis sehingga ia dapat mengurus administrasi di tengah kesibukannya.

Baca Juga: Kajati Jatim Kunjungi Kejari Sampang, Bupati Slamet Junaidi Komitmen Perkuat Sinergi

“Waktu itu saya membutuhkan layanan perubahan data, jadi saya menggunakan PANDAWA melalui WhatsApp. Caranya mudah sekali dan tidak ribet, sehingga saya bisa mengurus keperluan administrasi tanpa harus meluangkan waktu untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Selain PANDAWA, Nanda juga menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengurus administrasi, termasuk mengubah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Sebelumnya, FKTP Nanda terdaftar di Sumenep, tetapi setelah merantau dan bekerja di Pamekasan, ia memutuskan memindahkan FKTP ke salah satu fasilitas kesehatan di Pamekasan.

Menurut Nanda, perubahan FKTP penting agar ia lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan ketika membutuhkannya. Dengan FKTP di Pamekasan, ia merasa lebih tenang karena dapat mengakses layanan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa harus kembali ke daerah asal.

“Karena sekarang tinggal dan bekerja di Pamekasan, saya memilih pindah FKTP ke sini. Jadi, kalau sewaktu-waktu sakit, saya tidak perlu khawatir harus pulang ke Sumenep dulu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” jelas Nanda.

Baca Juga: Yayasan Iltizam Pastikan Pembuangan Sampah MBG sudah Berizin

Bagi Nanda, layanan digital JKN memberikan kemudahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi. Ia berharap BPJS Kesehatan terus menghadirkan inovasi agar layanan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

“Layanan digital ini cocok banget untuk kalangan anak muda seperti saya, karena semuanya bisa diakses lewat telepon genggam. Semoga ke depannya BPJS Kesehatan terus membuat terobosan baru yang memudahkan masyarakat dari semua golongan,” tutup Nanda. (dry)

Editor : Hendriyanto
Mobile JKN Pandawa sumenep pamekasan bpjs kesehatan