BRI Raih 4 Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026, Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

Hendriyanto • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 12:16 WIB
BERPRESTASI: BRI kembali mencatatkan prestasi dalam Fortune Indonesia 100 pada tahun 2026.
BERPRESTASI: BRI kembali mencatatkan prestasi dalam Fortune Indonesia 100 pada tahun 2026.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan prestasi dalam Fortune Indonesia 100 2026. Untuk kelima kalinya secara berturut-turut, BRI mempertahankan predikat Top Fortune 100 Indonesia sekaligus meraih tiga predikat lainnya, yakni Highest Net Profit, Biggest Company by Asset, dan Biggest Company by Market Cap.

Mengutip publikasi resmi Fortune Indonesia 100, pemeringkatan tersebut menggunakan sejumlah indikator utama, antara lain pendapatan, laba bersih, aset, ekuitas, dan kapitalisasi pasar. Konsistensi BRI di posisi teratas sektor keuangan mencerminkan kekuatan fundamental dan skala bisnis perseroan yang terus terjaga.

Capaian tersebut menjadi pijakan bagi BRI untuk terus memperkuat kualitas pertumbuhan dan daya saing di tengah dinamika industri keuangan yang semakin kompetitif. Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah dan pekerja BRI atau Insan BRILiaN atas kepercayaan serta kontribusi dalam mendukung perjalanan transformasi perseroan.

“Di tengah dinamika lanskap industri keuangan, BRI terus mempertajam arah transformasi melalui BRIvolution Reignite. Transformasi tersebut diarahkan untuk memperkuat mesin pertumbuhan perseroan secara menyeluruh, mulai dari struktur pendanaan, kapabilitas digital, menjaga kualitas aset, serta mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan baru guna menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Hery.

Baca Juga: Ketua TP PKK Sampang Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

BRIvolution Reignite menjadi langkah BRI untuk semakin mengokohkan posisi sebagai institusi keuangan yang kuat, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pasar. Strategi tersebut ditopang dua pilar utama dan enam enabler sebagai penggerak perubahan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Pilar pertama, Transform the Funding Franchise, diarahkan untuk memperkuat struktur pendanaan BRI agar semakin efisien, stabil, dan berbasis dana murah. Strategi ini dilakukan melalui penguatan Current Account Savings Account (CASA) serta peningkatan kapabilitas transaction banking.

Sementara itu, pilar Revamp Existing Core and Build New Core difokuskan untuk memperkuat penyaluran kredit mikro sebagai bisnis inti sekaligus membangun mesin pertumbuhan consumer banking. Pilar tersebut menjadi sumber pertumbuhan baru yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan nasabah dan dinamika industri.

“BRIvolution Reignite kami jalankan untuk memastikan BRI tidak hanya tumbuh semakin besar, tetapi juga semakin kuat dan produktif. Transformasi dilakukan secara menyeluruh pada mesin bisnis maupun organisasi agar setiap potensi yang dimiliki BRI dapat dikonversi menjadi pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan,” lanjut Hery.

Dari sisi kinerja, hingga akhir triwulan II 2026, BRI mampu menjaga momentum pertumbuhan bisnis yang diiringi penguatan fundamental, perbaikan kualitas aset, serta peningkatan profitabilitas. Laba bersih BRI Group mencapai Rp31,2 triliun atau tumbuh 17,5 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Baca Juga: 27 PPPK Paro Waktu di Pemkab Sumenep Mengundurkan Diri

Secara konsolidasian, aset BRI mencapai Rp2.352 triliun atau tumbuh 11,7 persen yoy. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang kredit dan pembiayaan yang meningkat 16,2 persen yoy menjadi Rp1.646 triliun.

Penguatan fundamental turut menopang kemampuan BRI dalam menghasilkan imbal hasil yang solid. Return on Asset (ROA) BRI tetap terjaga pada kisaran 2,7 persen, sedangkan Return on Equity (ROE) meningkat dari 16,6 persen pada triwulan II 2025 menjadi 18,8 persen pada triwulan II 2026.

Capaian kinerja tersebut berjalan beriringan dengan pengakuan terhadap posisi BRI di tingkat nasional dan regional. Selain mencatatkan prestasi dalam Fortune Indonesia 100 2026, BRI menempati peringkat pertama di antara perusahaan sektor finansial asal Indonesia dalam Fortune Southeast Asia 500 2026 dan berada di posisi ke-14 dari 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara.

Posisi tersebut menempatkan BRI dalam jajaran korporasi utama di kawasan Asia Tenggara. BRI berada bersama sejumlah perusahaan besar regional seperti Olam Group dari Singapura, Petrovietnam dari Vietnam, Top Frontier Investment dari Filipina, dan Sea dari Singapura.

Capaian tersebut memperkuat posisi BRI di tengah dinamika industri keuangan dan persaingan bisnis global. Pengakuan di tingkat nasional dan regional juga menjadi bagian dari perjalanan transformasi BRI dalam membangun pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. (dry)

Editor : Hendriyanto
Fortune Indonesia BRImo bri BRILink jakarta