Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp 12 Triliun kepada 83.210 Debitur

Hendriyanto • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 17:41 WIB
RUMAH MURAH: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait saat menghadiri sosialisasi program pembiayaan perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta di Gelanggang Jakarta Timur.
RUMAH MURAH: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait saat menghadiri sosialisasi program pembiayaan perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta di Gelanggang Jakarta Timur.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya mendukung program perumahan rakyat melalui perluasan akses pembiayaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi bersama pemerintah dan pelaku industri perumahan dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta di Gelanggang Jakarta Timur, DKI Jakarta, 10 September 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, serta perwakilan asosiasi pengembang perumahan.

Asosiasi tersebut terdiri atas Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), serta Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait mengapresiasi peran BRI dalam memastikan pelaksanaan program pembiayaan perumahan berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Indeks Bisnis UMKM BRI Q2 2026 Ekspansif, Optimisme Pelaku Usaha Capai 120,2

Menurutnya, implementasi program di tingkat pelaksana menjadi kunci agar kebijakan pemerintah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Jangan sampai arahan Presiden Prabowo yang sangat bagus dan pro-rakyat, khususnya terkait KUR Perumahan, di ujung pelaksanaannya justru lambat atau tidak sesuai. Saya tanya, apakah lambat? Jawabannya cepat di BRI. Apakah ada pungli? Tidak ada. Apakah dipersulit? Tidak ada. BRI sudah membuktikan bahwa sebagai bagian dari negara, BRI mampu menjalankan misi ini secara efektif, efisien, dan produktif,” tegas Maruarar.

Dalam kegiatan tersebut, BRI mencatatkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) senilai total Rp427,5 miliar kepada 1.619 debitur. Penyaluran tersebut terdiri atas pembiayaan sisi pasokan (supply) sebesar Rp242,5 miliar kepada 110 debitur dan sisi permintaan (demand) sebesar Rp185 miliar kepada 1.509 debitur UMKM.

Pada sisi pasokan, pembiayaan disalurkan kepada pengembang sebesar Rp73,6 miliar kepada 29 debitur. Selain itu, toko bahan bangunan memperoleh pembiayaan Rp39,8 miliar kepada 23 debitur, sedangkan kontraktor perumahan menerima Rp129,1 miliar kepada 58 debitur.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menegaskan, sosialisasi dan penyaluran fasilitas tersebut merupakan wujud komitmen strategis Perseroan dalam mengakselerasi inklusi pembiayaan perumahan di Indonesia. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi kelembagaan dalam membangun ekosistem perumahan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Harga Rp32,8 Juta, Motor Listrik Tyranno X 2026 Tawarkan Jarak Tempuh hingga 160 Km Sekali Pengisian

“Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkenalkan Program KPP kepada masyarakat secara lebih luas. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mengetahui kemudahan akses pembiayaan perumahan yang disediakan pemerintah melalui perbankan. Program ini tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh rumah dengan pembiayaan yang terjangkau, tetapi juga mendukung pengembangan ekosistem perumahan secara menyeluruh,” ujar Aris.

Secara nasional, portofolio pembiayaan perumahan BRI terus mencatatkan kinerja positif. Hingga 8 September 2026, BRI telah menyalurkan KPP sebesar Rp12 triliun kepada 83.210 debitur.

Sementara itu, realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 25.030 unit rumah. Capaian tersebut sejalan dengan target komitmen penyaluran BRI sebanyak 60.000 unit rumah pada tahun ini.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan hari ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. BRI akan terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah melalui sinergi dengan pemerintah dan pengembang,” pungkas Aris.

Untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan, BRI juga menyediakan berbagai penawaran program KPR Sejahtera dan fasilitas KPP yang berlaku hingga 31 Desember 2026. Penawaran tersebut antara lain uang muka atau DP mulai 1 persen dan suku bunga tetap 5 persen hingga 20 tahun.

Informasi lengkap mengenai penawaran KPR Sejahtera dapat diakses melalui bbri.id/kprs, sedangkan informasi fasilitas KPP tersedia melalui bbri.id/kpp. (dry)

Editor : Hendriyanto
rumah murah bri jakarta maruar sirait KPRI