BRI Dapat Penghargaan Niaga Werdhitama Kemendag atas Komitmen Kembangkan UMKM

Hendriyanto • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 14:19 WIB
MEMBANGGAKAN: BRI kembali raih penghargaan, kali ini kategori Niaga Werdhitama dari Kemendag.
MEMBANGGAKAN: BRI kembali raih penghargaan, kali ini kategori Niaga Werdhitama dari Kemendag.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, dan pengembangan kapasitas untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.

Konsistensi BRI dalam mendorong UMKM menembus pasar global mendapat apresiasi dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan Kementerian Perdagangan melalui Penghargaan Niaga Werdhitama kategori Industry Trade Development Partner.

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan kemitraan BRI dalam pengembangan sumber daya manusia melalui kolaborasi penyelenggaraan pelatihan, peningkatan kompetensi pelaku usaha, serta dukungan terhadap pengembangan dan promosi ekspor.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peluncuran Trade Corporate University dan Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan berlangsung di Auditorium Gedung Utama Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga: Baladewa Kembali Sabet Juara Umum Festival Musik Tongtong Se-Madura, Ini Daftar Pemenang Tahun Ini

Corporate Secretary BRI Dhanny yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut mengatakan apresiasi tersebut semakin menguatkan komitmen BRI untuk berperan dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas pelaku UMKM.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan akses pembiayaan, tetapi juga perlu diiringi penguatan kemampuan usaha agar pelaku UMKM semakin siap menghadapi perubahan dan memperluas pasar.

Melalui BRI Peduli sebagai payung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI secara berkelanjutan menjalankan berbagai inisiatif pengembangan UMKM.

Program tersebut mencakup peningkatan kapasitas, pendampingan, hingga perluasan akses pasar untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kompetensi sekaligus membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Salah satu inisiatif tersebut diwujudkan melalui Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli. Program ini mendorong pelaku UMKM memahami tahapan dan strategi memulai kegiatan ekspor sekaligus meningkatkan kesiapan produk dan kapasitas usaha agar mampu bersaing di pasar internasional.

Baca Juga: PKB 2026-2028 Ditandatangani, BRI dan Serikat Pekerja Perkuat Kolaborasi

Dhanny menjelaskan Program Pelatihan Ekspor tidak hanya memberikan pemahaman mengenai proses ekspor, tetapi juga membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan yang relevan untuk menghadapi kebutuhan pasar global.

Materi pelatihan mencakup strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, riset pasar global, hingga pengemasan dan branding produk sesuai dengan standar internasional.

Sejak dilaksanakan pada 2024, Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli telah memberikan pelatihan kepada 120 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia. Program tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan pelaku usaha dalam melihat peluang pasar internasional dan mendorong produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Dhanny menambahkan, pengembangan kapasitas menjadi salah satu aspek penting dalam perjalanan UMKM untuk naik kelas. Karena itu, BRI akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan institusi terkait, agar program pengembangan UMKM memberikan manfaat yang semakin luas dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha.

“Ke depan, BRI akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis dalam pengembangan UMKM melalui pendekatan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas, pendampingan, hingga pembukaan akses pasar. Melalui kolaborasi dan program yang berkelanjutan, BRI berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh, naik kelas, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional,” pungkas Dhanny. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
niaga werdhitama bri umkm pasar global