Narsun Raih Mobil Setelah Sukses Daftarkan Ribuan Pekerja Informal melalui BRILink Agen

Hendriyanto • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:15 WIB
REJEKI: Berkat ketelatenan mengembangkan BRI Agen, kini Narsum mendapat hadiah mobil.
REJEKI: Berkat ketelatenan mengembangkan BRI Agen, kini Narsum mendapat hadiah mobil.

BANDUNG, RadarMadura.id – Tahun 2014 menjadi titik awal perjalanan Narsun ketika usaha konter pulsa yang dirintisnya sejak 2007 berkembang menjadi perpanjangan tangan layanan keuangan dan jaminan sosial bagi masyarakat.

Pemuda asal Bandung itu memulai usahanya dengan modal seadanya dengan menyewa sebuah rumah kontrakan untuk membuka konter pulsa dan menjual telepon genggam.

Tak pernah terbayangkan olehnya, usaha sederhana tersebut kelak membawanya berdiri di panggung penghargaan. Hampir dua dekade kemudian, Narsun menerima hadiah utama berupa satu unit mobil dari jajaran pimpinan BRI dan BPJS Ketenagakerjaan setelah berhasil mendaftarkan lebih dari 7.000 pekerja informal sebagai peserta program jaminan sosial.

Narsun bercerita, meski baru merintis usaha pada 2007, hubungannya dengan BRI sebenarnya telah terjalin sejak sekitar 2002, tak lama setelah menyelesaikan pendidikan SMA.

“Sudah lama sih kalau BRI, sekitar tahun 2002. Sepertinya lulus SMA saya langsung bikin rekening BRI,” kenangnya.

Baca Juga: BRI Ingatkan Modus Penipuan Investasi, Waspadai Tawaran Imbal Hasil Tinggi Tidak Wajar

Kesempatan baru kemudian datang pada 2014 ketika Narsun tengah mengelola konter pulsa yang telah dirintisnya selama sekitar tujuh tahun.

Seorang petugas BRI bernama Robi datang menemuinya dan menawarkan kesempatan menjadi BRILink Agen, konsep layanan perbankan berbasis keagenan yang saat itu masih asing bagi sebagian masyarakat.

Didampingi langsung oleh Robi sebagai Mantri BRI, Narsun kemudian mendaftarkan diri sebagai BRILink Agen melalui BRI Unit Bandung Naripan. Pada awalnya, ia mengaku belum sepenuhnya memahami potensi layanan tersebut.

“Sebenarnya saya tidak terlalu mengerti dan kurang tertarik karena transaksi awal cuma sedikit, bisa dihitung jari,” ujarnya.

Menjadi BRILink Agen pada awalnya hanya dipandang Narsun sebagai pekerjaan sampingan di sela aktivitasnya mengelola konter. Pandangan tersebut perlahan berubah setelah ia mengikuti gathering yang diselenggarakan BRI bagi para agen.

Dalam kegiatan tersebut, Narsun melihat sejumlah agen dengan kinerja baik memperoleh apresiasi atas pencapaiannya.

Baca Juga: Liburan ke Madura Wajib Singgah ke Bukit Jaddih Bangkalan, Destinasi Bernuansa Alam yang Indah

“Di sana ada pembuktian, banyak yang dapat hadiah seperti emas dan TV. Saya jadi merasa tertantang dan termotivasi karena luar biasa hadiahnya,” cerita Narsun.

Sejak saat itu, Narsun melihat BRILink Agen bukan sekadar layanan tambahan di konternya, melainkan peluang usaha yang dapat dikelola dan dikembangkan secara serius. Motivasi tersebut semakin kuat karena ia merasakan dukungan langsung dari BRI dalam berbagai tahap perkembangan usahanya.

Ia menilai sejumlah petugas BRI memberikan perhatian terhadap keluhan dan masukan para agen di lapangan. “Mereka berdua sangat memperhatikan keluhan dan masukan saya,” ucapnya.

Berkat volume transaksi yang terus meningkat, Narsun kini menyandang kategori BRILink Agen “Juragan”, yakni kategori agen dengan performa dan volume transaksi unggulan. BRILink Agen miliknya tercatat pernah melayani rata-rata hingga 3.840 transaksi setiap bulan.

Keberhasilan tersebut juga ditopang oleh strategi pelayanan yang konsisten. Sejak 2015, Narsun tidak hanya menunggu masyarakat datang ke konternya, tetapi aktif menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi rumah pelanggan yang ingin membayar tagihan listrik maupun melakukan transfer uang.

Pendekatan tersebut membantunya semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperluas basis pelanggan. Hasilnya, sejak 2015 Narsun hampir setiap tahun memperoleh penghargaan melalui berbagai program apresiasi BRI.

Seiring berkembangnya teknologi, strategi pelayanan Narsun turut berevolusi. Ia membangun grup WhatsApp yang kini beranggotakan hampir 500 warga di sekitar tempat tinggalnya sebagai sarana komunikasi dan interaksi.

Grup tersebut tidak hanya digunakan untuk menawarkan layanan, tetapi juga menjadi ruang berbagi informasi dengan masyarakat. “Biar mereka tidak bosan, saya kasih kuis. Informasi apa pun ada di situ,” terangnya.
M
Ketika program BPJS Ketenagakerjaan mulai digalakkan, Narsun memanfaatkan jejaring tersebut untuk mengenalkan pentingnya perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat. Sebagai langkah awal, ia menawarkan pendaftaran kepada 10 orang pertama yang datang ke konternya.

Upaya tersebut tidak selalu berjalan mulus karena pihak kelurahan setempat sempat menolak ajakannya untuk mengadakan sosialisasi. Saat itu, pihak kelurahan beranggapan seluruh warga telah memperoleh perlindungan dari program pemerintah.

Baca Juga: 3 Laptop Touchscreen Lipat Support Stylus Pen yang Layak Diburu, Fleksibel untuk Desain & Menggambar

Narsun tidak lantas menyerah dan terus menjelaskan bahwa pedagang kecil serta pelaku UMKM yang tergolong pekerja bukan penerima upah (BPU) juga menghadapi berbagai risiko kerja. Kelompok pekerja tersebut membutuhkan akses terhadap program jaminan sosial untuk memperoleh perlindungan yang lebih memadai.

Penjelasan tersebut akhirnya diterima dan pihak kelurahan memberikan ruang bagi Narsun untuk mengadakan sosialisasi resmi kepada masyarakat. Kegigihan tersebut kemudian membuahkan hasil melalui perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di kalangan pekerja informal.

Narsun berhasil mendaftarkan sebanyak 7.215 pekerja BPU sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Melalui kepesertaan tersebut, ribuan pekerja informal memperoleh akses terhadap program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Pencapaian tersebut mengantarkan Narsun meraih grand prize berupa satu unit mobil. Selain itu, ia juga memperoleh dua unit sepeda motor melalui berbagai program apresiasi.

Peran Narsun pun terus berkembang seiring meningkatnya aktivitasnya dalam ekosistem BRILink. Kini, ia dipercaya menjadi Ketua Paguyuban BRILink Agen Jawa Barat dan aktif memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan dalam ekosistem BRI.

Selain layanan keuangan, Narsun juga turut mengenalkan produk perlindungan dari BRI Insurance dan BRI Life kepada masyarakat. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upayanya memperluas pemahaman masyarakat terhadap berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan melalui ekosistem BRI.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan kiprah Narsun menunjukkan peran strategis BRILink Agen dalam memperluas akses layanan keuangan dan sosial bagi masyarakat. Kehadiran agen juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendekatkan masyarakat dengan berbagai layanan yang dibutuhkan.

“Melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, BRILink Agen dapat menjangkau pekerja informal yang selama ini belum memperoleh perlindungan secara memadai. Sinergi ini diharapkan semakin memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja informal di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Dhanny. (dry)

Editor : Hendriyanto
bri perlindungan sosial BRILink Agen bpjs ketenagakerjaan