BRI Group Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Kelolaan Holding Ultra Mikro Capai 153 Ton

Hendriyanto • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:31 WIB
PROSPEK: BRI Group bakal perkuat potensi tabungan emas.
PROSPEK: BRI Group bakal perkuat potensi tabungan emas.

JAKARTA, RadarMadura.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan besarnya potensi Bank Emas sebagai salah satu instrumen strategis untuk mengoptimalkan kekayaan nasional. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, Jumat (14/8/2026).

Presiden Prabowo menekankan bahwa keberadaan Bank Emas menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan komoditas emas Indonesia tidak hanya ditambang di dalam negeri. Emas juga diharapkan dapat disimpan, diperdagangkan, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Arah tersebut sejalan dengan langkah Danantara melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama Holding Ultra Mikro (UMi) dalam membangun ekosistem keuangan yang semakin terintegrasi. Melalui PT Pegadaian sebagai bagian dari Holding UMi, BRI Group terus memperkuat ekosistem emas nasional dari hulu hingga hilir.

Hingga saat ini, kelolaan ekosistem emas dalam Holding Ultra Mikro telah mencapai 153 ton. Ekosistem tersebut mencakup deposito emas, gadai emas, tabungan emas, cicilan emas, pinjaman modal kerja emas, bullion trading, hingga jasa titipan emas korporasi.

Baca Juga: BRI Group Raih Enam Penghargaan Asia’s Best Companies dan Finance Asia Awards 2026

Capaian tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan emas sebagai instrumen investasi dan penyimpan nilai. Di sisi lain, emas juga berkembang menjadi bagian dari ekosistem pembiayaan yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat.

Group CEO BRI Hery Gunardi mengatakan pengembangan ekosistem emas melalui Pegadaian menjadi salah satu bentuk konkret sinergi Holding Ultra Mikro.

Langkah tersebut sekaligus mendukung agenda pemerintah untuk mengoptimalkan potensi kekayaan nasional dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

“Arahan Presiden menegaskan bahwa emas memiliki potensi strategis yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia. Melalui Holding Ultra Mikro, BRI bersama Pegadaian terus memperkuat ekosistem emas agar semakin terintegrasi, inklusif, dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat maupun perekonomian nasional. Dengan kelolaan ekosistem emas yang telah mencapai 153 ton, kami melihat ruang pertumbuhannya masih sangat besar ke depan,” ujar Hery.

Penguatan ekosistem emas juga menjadi bagian dari perkembangan Holding Ultra Mikro setelah hampir lima tahun mengintegrasikan kekuatan BRI, Pegadaian, dan PNM. Integrasi tersebut sebelumnya berfokus pada perluasan akses pembiayaan dan inklusi keuangan bagi masyarakat segmen mikro dan ultra mikro.

Kini, pengembangan Holding UMi diarahkan lebih luas untuk membantu masyarakat membangun aset sekaligus meningkatkan kapasitas finansial secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut memperkuat proses pemberdayaan masyarakat dari akses layanan keuangan hingga kepemilikan aset.

Baca Juga: Menu MBG Yayasan Generasi Emas Kembali Dikeluhkan

“Holding Ultra Mikro terbukti tidak hanya untuk memperluas akses pembiayaan, tetapi juga membantu masyarakat membangun aset. Ini merupakan tahapan penting dalam proses pemberdayaan, dari memperoleh akses layanan keuangan, mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, hingga pada akhirnya mampu mengakumulasi aset dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Hery.

Ke depan, BRI bersama Pegadaian dan PNM dalam Ekosistem Ultra Mikro akan terus memperkuat integrasi ekosistem dan memperluas akses layanan. Inovasi juga akan dikembangkan untuk menjadikan emas sebagai salah satu instrumen yang dapat mendorong inklusi sekaligus memperdalam sektor keuangan nasional.

“Indonesia memiliki potensi emas yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dikelola dalam ekosistem yang terintegrasi sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. BRI Group melalui Holding Ultra Mikro siap mengambil peran untuk memperkuat ekosistem tersebut dan memastikan kekayaan Indonesia dapat menjadi sumber kekuatan bagi perekonomian nasional,” pungkas Hery. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
bank emas Danantara bri Presiden Prabowo