Kisah Andrew, Mantri BRI yang Menembus Pelosok Kepulauan Talaud Demi Layani UMKM

Hendriyanto • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 22:49 WIB
Andrew Christy Darea, Mantri BRI Unit Beo, Kantor Cabang Tahuna ikut membantu petani di pelosok desa.
Andrew Christy Darea, Mantri BRI Unit Beo, Kantor Cabang Tahuna ikut membantu petani di pelosok desa.

KEPULAUAN TALAUD, RadarMadura.id – Hamparan laut dan desa-desa yang tersebar menjadi bagian dari keseharian masyarakat di Kepulauan Talaud. Kondisi geografis tersebut tidak menyurutkan langkah Mantri BRI untuk terus menghadirkan layanan perbankan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat hingga wilayah kepulauan.

Salah satunya ditunjukkan Andrew Christy Darea, Mantri BRI Unit Beo, Kantor Cabang Tahuna, yang melayani ratusan debitur di belasan desa. Untuk menemui para nasabah, ia harus menempuh perjalanan darat puluhan kilometer dengan waktu tempuh hingga dua jam.

Saat hujan turun, sejumlah ruas jalan yang belum beraspal berubah menjadi berlumpur sehingga perjalanan semakin menantang. Meski demikian, keramahan masyarakat membuat Andrew semakin dekat dengan lingkungan tempat ia menjalankan tugas.

“Saya memilih berkarier sebagai Mantri BRI karena saya ingin memiliki pekerjaan yang tidak hanya memberikan penghasilan kepada saya, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Hingga saat ini saya tetap bertahan karena setiap hari saya dapat melihat secara langsung perubahan kehidupan masyarakat yang berhasil mengembangkan usahanya berkat layanan BRI. Saya bahagia ketika nasabah yang dulunya memiliki usaha kecil kini mampu berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga, dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain,” ujar Andrew.

Baca Juga: BRI Peduli Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan untuk Bangun Usaha

Sebagian besar pelaku UMKM yang didampingi Andrew merupakan petani kelapa, pala, dan cengkih. Selain itu, ia juga melayani nelayan, pedagang, serta pelaku usaha kecil lainnya yang tersebar di berbagai desa.

Dalam setiap kunjungan, Andrew tidak hanya memantau perkembangan usaha nasabah. Ia juga berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan serta mengenalkan berbagai layanan digital BRI, seperti BRImo dan QRIS.

Andrew menyaksikan secara langsung perkembangan usaha para nasabah yang didampinginya. Berbagai usaha yang semula dirintis dengan modal terbatas kini perlahan berkembang setelah memperoleh pembiayaan dan pendampingan dari BRI.

Ia mengaku selalu memegang pesan orang tuanya untuk menjalankan setiap tanggung jawab dengan sepenuh hati. Nilai tersebut menjadi pegangan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah kepulauan.

“Bagi saya, menjadi Mantri BRI bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebuah pengabdian kepada masyarakat. Profesi saya mengajarkan saya tentang tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, kesabaran, dan pentingnya membangun kepercayaan. Melayani masyarakat di wilayah kepulauan membuat saya semakin memahami bahwa setiap orang memiliki perjuangan yang berbeda, sehingga mereka membutuhkan pelayanan yang tulus dan penuh kepedulian,” ungkap Andrew.

Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Kecamatan Geger Dimassa

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan kisah Andrew mencerminkan dedikasi Mantri BRI yang selalu hadir mendampingi masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan dengan akses yang tidak mudah. Menurutnya, kedekatan tersebut menjadi kekuatan BRI dalam memahami kebutuhan pelaku UMKM dan memberikan pendampingan secara berkelanjutan.

“Kedekatan antara Mantri dengan UMKM seperti inilah yang membuat BRI dapat memahami kebutuhan masyarakat dan terus mendampingi pelaku usaha agar dapat tumbuh secara berkelanjutan,” pungkas Dhanny. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
kepulauan talaud Mantri BRI bri ekonomi kerakyatan