BRI Jadi Motor Utama Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Apresiasi Kinerja Penyaluran KUR Perumahan

Hendriyanto • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 12:35 WIB
BRI mencatat capaian 167 persen target unit Program 3 Juta Rumah.
BRI mencatat capaian 167 persen target unit Program 3 Juta Rumah.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan perannya sebagai motor utama pembiayaan sektor perumahan nasional. Hingga Juli 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan BRI telah melampaui target unit yang ditetapkan pemerintah dalam Program 3 Juta Rumah.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan capaian tersebut saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta, Selasa (21/7). Hingga Juli 2026, realisasi penyaluran KUR Perumahan BRI mencapai Rp10,6 triliun atau 88,3 persen dari target Rp12 triliun.

Dari sisi jumlah penerima, BRI telah menyalurkan KUR Perumahan kepada 77.592 unit. Angka tersebut setara 167 persen dari target 46.230 unit yang diberikan pemerintah.

"Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89%. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan," ujar Hery.

Selain KUR Perumahan, BRI juga mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hingga 20 Juli 2026, BRI telah menyalurkan FLPP kepada 19.075 unit rumah.

Baca Juga: Bunda Genre Sampang Dorong Duta Genre Jadi Agen Perubahan

Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi kontribusi BRI yang dinilai menjadi bank dengan kinerja terbaik dalam penyaluran KUR Perumahan. Menurutnya, capaian BRI menjadi yang tertinggi dibandingkan lembaga perbankan lainnya.

“Dalam seminggu ini kami membahas soal KUR dua kali bersama Presiden. Yang pertama di Hambalang minggu lalu, yang kedua kemarin juga dilaporkan dalam taklimat oleh Menko soal KUR. Capaiannya yang paling tinggi dari semua KUR adalah KUR Perumahan, dan KUR Perumahan yang paling tinggi itu adalah pencapaian kinerja Bank BRI,” kata Maruarar.

Data menunjukkan BRI memegang peran strategis dalam Program 3 Juta Rumah. Dari target nasional KUR Perumahan sebanyak 88.535 unit dengan plafon Rp50 triliun, BRI memperoleh target 46.230 unit atau sekitar 52,2 persen dari total target nasional.

Dari sisi plafon pembiayaan, target BRI mencapai 24 persen dari total plafon nasional. Sementara dalam keseluruhan program pembiayaan perumahan nasional, BRI mendapat mandat menyalurkan pembiayaan untuk 148.535 unit atau sekitar 34,5 persen dari target nasional sebanyak 430.535 unit.

Hery menegaskan BRI siap memenuhi target penyaluran KUR Perumahan hingga akhir tahun. Menurutnya, bunga KUR Perumahan yang hanya 6 persen per tahun membuat cicilan tetap terjangkau sehingga minat masyarakat terus meningkat.

“KUR Perumahan adalah program bersubsidi. Jadi, pricing atau bunga yang diberikan kepada nasabah hanya 6% per tahun atau sekitar 0,5% per bulan. Karena itu, cicilannya masih sangat terjangkau. Hal tersebut membuat masyarakat antusias. Kalau kita lihat, pertumbuhan penyalurannya juga cukup tinggi dan saya rasa akan terus berlanjut sampai akhir tahun,” jelas Hery Gunardi.

Baca Juga: Periksa MLA Secara Intensif, Polisi Usut Kasus Dugaan Penipuan Eks Pegawai BRI Pamekasan 

Komitmen tersebut semakin mempertegas posisi BRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau. Di saat yang sama, BRI juga terus mendukung percepatan realisasi Program 3 Juta Rumah sebagai salah satu program prioritas nasional. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
KUR perumahan bri BBRI rumah