SURABAYA, RadarMadura.id – Generasi milenial masih mendominasi dalam investasi emas secara digital di aplikasi Tring PT Pegadaian (Persero). Hal tersebut diungkap oleh Kepala Departemen Corporate Communication perusahaan tersebut, Riana Rifani, saat jumpa pers di Hotel Santika Premiere, Gubeng, Surabaya, Kamis (25/6).
Menurut Fani, per 31 Mei 2026 nasabah aktif dari generasi milenial di aplikasi Tring PT. Pegadaian (Persero) tercatat mendekati 2,8 juta orang. Baru kemudian diikuti generasi X hampir 1,5 juta, generasi Z 1,4 juta lebih, baby boomer nyaris 295 ribu, generasi lain-lain skitar 127,6 ribu dan terakhir generasi Alpha diangka 904.
”Nasabah milenial tumbuh hanya 71 persen, sementara nasabah gen z tumbuh 193 persen (dari periode yang sama di tahun sebelumnya, red.),” ungkap Fani.
Sementara itu, PT Pegadaian (Persero) juga mencatat transaksi Tring mengalami peningkatan cukup signifikan. Buktinya, data per Juni 2026 tercatat Rp 25,9 miliar rupiah, meningkat dari bulan sebelumnya yang Rp 22,8 miliar.
Baca Juga: Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong Inklusi Keuangan dan Investasi
Aplikasi Tring adalah platform layanan keuangan digital dari PT. Pegadaian (Persero). Aplikasi ini menggantikan layanan aplikasi Pegadaian Digital dan Pegadaian Syariah Digital untuk nasabah mengakses berbagai layanan dalam satu genggaman.
”Jadi luar biasa peningkatannya, belum satu bulan dari bulan Mei (kurang lebih Rp 3,1 miliar, red.),” menurutnya.
Sementara itu, Juma, 40, warga Kabupaten Sumenep, mengaku baru menggunakan Tring pada akhir 2025. Dia memilih investasi emas di Tring karena mudah diakses, baik saat melakukan transaksi pembelian maupun penjualan.
”Saya jadikan simpanan untuk mengamankan nilai uang. Karena mudah dijual kalau sedang butuh,” ucapnya.
Selain itu, Juma juga merasa layanan di aplikasi Tring sangat mudah diakses dan sangat lengkap. ”Sangat mudah untuk transaksinya, tidak ribet, tinggal memilih dan memasukkan nomor rekening,” kata Juma. (lil/dry)
Editor : Hendriyanto