JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap penyelenggaraan BRI Jazz Gunung Series 2026.
Memasuki tahun ke-18 penyelenggaraan, Jazz Gunung Indonesia resmi mengumumkan jajaran musisi yang akan tampil dalam BRI Jazz Gunung Slamet dan BRI Jazz Gunung Bromo. Mengusung tema "Jazztination", festival ini memadukan musik jazz berkualitas dengan keindahan alam pegunungan dan kekayaan budaya Indonesia.
BRI Jazz Gunung Slamet akan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Wanawisata Baturraden, Banyumas. Sejumlah musisi yang akan tampil antara lain Amelia Ong, Emptyyy, Kevin Yosua Big 6 feat. Gracy Tamangendar, Mocca, dan NonaRia.
Baca Juga: KUR BRI Capai Rp 84,36 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar
Sementara itu, BRI Jazz Gunung Bromo akan digelar pada 18–25 Juli 2026 di Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Festival ini menghadirkan sejumlah musisi ternama seperti Isyana Sarasvati, Indra Lesmana LLW feat. Eva Celia & Teza Sumendra, Bilal Indrajaya, Ali, Littlefingers, Ring of Fire feat. Simone Prattico & Sri Hanuraga, hingga Watchdog dari Prancis.
Kolaborasi BRI dan Jazz Gunung Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat industri kreatif nasional. Kerja sama tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis budaya dan alam.
Dukungan ini sekaligus mencerminkan komitmen BRI dalam menghadirkan value beyond banking kepada masyarakat. Melalui berbagai kolaborasi, BRI terus mendukung ruang kreatif yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan dukungan terhadap Jazz Gunung sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem kreatif dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Menurutnya, festival berbasis budaya memiliki dampak ekonomi yang luas bagi berbagai sektor.
“BRI optimis festival berbasis budaya seperti Jazz Gunung memiliki multiplier effect yang besar, tidak hanya bagi pelaku industri kreatif, tetapi juga bagi masyarakat lokal dan sektor pariwisata. Melalui kolaborasi ini, BRI ingin terus hadir mendukung ruang-ruang kreatif yang mampu mengangkat potensi Indonesia ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Selain pertunjukan musik, BRI Jazz Gunung Series 2026 juga menghadirkan berbagai aktivitas pendukung. Kegiatan tersebut meliputi pameran seni, pasar UMKM, workshop fotografi, pertunjukan eksklusif, hingga program wisata berbasis budaya dan alam.
Sejumlah agenda menarik yang akan digelar antara lain Jazz Gunung Pagi-Pagi Trekking Club, Festival Jathilan Majapahit, dan Pestaraya Soto Nusantara. Bromo Jazz Camp juga kembali hadir sebagai wadah pengembangan talenta musisi jazz muda melalui program mentoring intensif.
Masyarakat sudah dapat membeli tiket BRI Jazz Gunung Series 2026 melalui Seketiket.com dengan berbagai pilihan kategori. Untuk BRI Jazz Gunung Slamet, tiket reguler dibanderol mulai Rp450 ribu dan VIP Rp 600 ribu.
Sementara itu, tiket BRI Jazz Gunung Bromo tersedia dalam pilihan 1 Day Pass mulai Rp700 ribu untuk kategori Tribune hingga Rp3,1 juta untuk kategori VVIP. Pengunjung juga dapat memilih 2 Days Pass dengan harga mulai Rp1,5 juta hingga Rp5,1 juta.
Selain itu, tersedia kategori Before Sunset yang dapat dinikmati mulai Rp400 ribu. Pengunjung juga dapat menantikan berbagai promo spesial dari BRI yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Ke depan, BRI dan Jazz Gunung Indonesia akan menghadirkan berbagai program kolaboratif untuk memperkaya pengalaman festival. Inisiatif tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi para penikmat musik dan wisata budaya.
Melalui penyelenggaraan BRI Jazz Gunung Series 2026, BRI berharap dapat terus mendorong pertumbuhan ekosistem kreatif nasional. Festival ini juga diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata budaya yang dikenal di tingkat dunia. (*/dry)
Editor : Hendriyanto