Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BRI Optimistis Prospek Saham Perbankan Nasional di Tengah Penguatan Fundamental Industri

Hendriyanto • Jumat, 12 Juni 2026 | 10:48 WIB
BERI PERNYATAAN: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco dan sejumlah perwakilan Himbara usai melakukan diskusi menyikapi iklim investasi IHSG.
BERI PERNYATAAN: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco dan sejumlah perwakilan Himbara usai melakukan diskusi menyikapi iklim investasi IHSG.

JAKARTA, RadarMadura.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyambut positif perhatian dan dukungan berbagai pemangku kepentingan terhadap pasar modal nasional di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih berada di zona negatif secara year-to-date.

Perhatian tersebut mengemuka dalam pertemuan yang dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, para Direktur Utama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BPJS Ketenagakerjaan, serta sejumlah BUMN di Jakarta pada 9 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasar modal dan memperkuat kepercayaan investor, termasuk wacana buyback saham emiten BUMN.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menilai perhatian dari berbagai pihak tersebut mencerminkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang perusahaan-perusahaan BUMN, khususnya sektor perbankan yang hingga saat ini masih menunjukkan kinerja dan fundamental yang solid.

Menurut Hery, stabilitas pasar merupakan faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga: BRI Hormati Penyampaian Aspirasi Masyarakat dan Proses Hukum yang Sedang Berjalan terhadap Eks Pekerja N.A

“Kepercayaan investor terhadap saham-saham perbankan nasional ditopang oleh kinerja industri yang tetap resilien di tengah dinamika ekonomi global. Industri perbankan masih mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif, kualitas aset yang terjaga, serta kondisi likuiditas dan permodalan yang kuat,” ujarnya.

Hery yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menambahkan bahwa fundamental industri perbankan nasional masih berada dalam kondisi yang kuat.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga April 2026 kredit perbankan nasional tumbuh 9,98 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 11,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan tetap terjaga sekaligus mencerminkan fungsi intermediasi yang berjalan dengan baik.

“Pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana masyarakat yang tetap kuat menunjukkan kepercayaan publik terhadap industri perbankan masih terjaga dengan baik, sekaligus mencerminkan fungsi intermediasi yang berjalan efektif,” jelas Hery.

Sebagai bank dengan fokus utama pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan UMKM, BRI terus menjaga konsistensi kinerja melalui penguatan kualitas aset, permodalan, dan likuiditas.

Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: Dari Ruang Kuliah Mahasiswa Insya Bangkalan Sulap Daun Kelor Jadi Sabun

Terkait wacana buyback saham yang menjadi salah satu topik pembahasan dalam pertemuan tersebut, Hery menegaskan bahwa setiap aksi korporasi akan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Terkait wacana buyback, setiap aksi korporasi tentu akan dikaji secara cermat dan dilaksanakan sesuai ketentuan regulator yang berlaku. Saat ini fokus utama kami tetap pada penguatan fundamental perusahaan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.

Dengan fundamental industri yang tetap kuat serta dukungan berbagai pihak terhadap stabilitas pasar modal, BRI optimistis iklim investasi nasional akan semakin sehat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah tantangan global yang masih berlangsung. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#Buyback #bri #BRILink #IHSG #pasar saham