Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BRI Perkuat Pembiayaan Berkelanjutan, Social Loan Tembus Rp 718,8 Triliun hingga Maret 2026

Hendriyanto • Senin, 11 Mei 2026 | 20:59 WIB
UNTUK LINGKUNGAN: BRI juga memberikan penyaluran pembiayaan kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL) atau Green Loan.
UNTUK LINGKUNGAN: BRI juga memberikan penyaluran pembiayaan kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL) atau Green Loan.

JAKARTA, RadarMadura.id – Di tengah meningkatnya kesadaran global terhadap pentingnya transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penyaluran pembiayaan berbasis sustainability.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembiayaan yang mendukung sektor UMKM serta sektor-sektor ramah lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam konferensi pers Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Jakarta pada 30 April 2026, Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu R.K. mengatakan bahwa prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) telah menjadi bagian yang terintegrasi dalam model bisnis Perseroan.

Menurutnya, aspek keberlanjutan kini menjadi pilar utama dalam menciptakan nilai jangka panjang, seiring dengan komitmen BRI terhadap pemberdayaan ekonomi rakyat dan pelestarian lingkungan.

“Hingga akhir Maret 2026, BRI telah menyalurkan Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) atau Social Loan senilai Rp718,8 triliun, yang setara dengan 53% dari total pinjaman BRI,” ujar Viviana.

Portofolio pembiayaan tersebut difokuskan pada sektor UMKM guna mempercepat inklusi keuangan sekaligus mendukung penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga: Olahan Salak Naik Kelas, BRI Bawa SALAKU Tembus Pasar Global di FHA 2026 Singapura

Sementara itu, penyaluran Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) atau Green Loan tercatat mencapai Rp96,6 triliun atau setara 7,1% dari total pinjaman Perseroan.

Pembiayaan hijau tersebut disalurkan ke berbagai sektor, antara lain energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, bangunan hijau, dan sektor-sektor lain yang mendukung ekonomi rendah karbon.

Selain memperkuat sisi aset, BRI juga terus mengembangkan struktur pendanaan berkelanjutan melalui Sustainable Wholesale Funding.

Hingga akhir Triwulan I 2026, nilai Sustainable Wholesale Funding BRI tercatat mencapai Rp39,3 triliun atau setara 78,2% dari total wholesale funding Perseroan.

“Secara keseluruhan, pendekatan ini menegaskan bahwa keberlanjutan di BRI tidak lagi sekadar memenuhi aspek kepatuhan terhadap regulasi, melainkan telah terintegrasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan,” jelas Viviana.

BRI menilai pendekatan bisnis berbasis keberlanjutan menjadi langkah penting untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang yang inklusif, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi dan lingkungan di masa mendatang. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#social loan #green loan #BRILink #lingkungan hidup