Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kredit UMKM BRI Tembus Rp 1.211 Triliun, Ekosistem Pemberdayaan Kian Luas

Hendriyanto • Minggu, 3 Mei 2026 | 16:40 WIB
BERDAYA: BRI konsisten memberdayakan UMKM Indonesia melalui dukungan program untuk pinjaman UMKM.
BERDAYA: BRI konsisten memberdayakan UMKM Indonesia melalui dukungan program untuk pinjaman UMKM.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat peran intermediasi dengan mendorong pertumbuhan kredit secara berkelanjutan. Perseroan juga konsisten menjadikan segmen UMKM sebagai core business dalam menopang kinerja bisnis.

Dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026), Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan pertumbuhan kredit yang solid. Total kredit dan pembiayaan tercatat meningkat 13,7% secara tahunan (YoY) menjadi Rp1.562 triliun.

“Segmen UMKM tetap menjadi pilar utama dalam portofolio pembiayaan BRI, dengan total penyaluran mencapai Rp1.211 triliun,” ujar Hery.

BRI juga memperkuat dukungan terhadap program pemerintah dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui penyaluran KUR. Perseroan kembali menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat terbesar di Indonesia.

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, BRI menyalurkan KUR sebesar Rp47,09 triliun kepada 947 ribu nasabah. Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan penyaluran mencapai Rp19,86 triliun atau 42,16% dari total KUR.

“Penyaluran tersebut tidak hanya mencerminkan skala dan jangkauan layanan BRI yang luas, tetapi juga menjadi katalis dalam mendorong pertumbuhan usaha produktif, meningkatkan kapasitas UMKM, serta menciptakan lapangan kerja di berbagai daerah,” imbuh Hery.

Baca Juga: BRI Hadirkan Program Hadiah Emas untuk BRILink Agen, Dorong Kinerja dan Produktivitas

Selain pembiayaan, BRI juga memperluas program pemberdayaan untuk mendukung pelaku usaha. Perseroan menjalankan berbagai inisiatif yang menyasar langsung masyarakat dan UMKM.

Hingga akhir Maret 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.245 desa di seluruh Indonesia. Program Klasterku Hidupku juga telah membina lebih dari 43 ribu klaster usaha sebagai bagian dari penguatan sektor produktif berbasis komunitas.

Di sisi digitalisasi, BRI menghadirkan platform LinkUMKM sebagai ekosistem terintegrasi bagi pelaku usaha. Hingga saat ini, platform tersebut telah digunakan oleh lebih dari 15,5 juta UMKM.

BRI juga terus meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pembinaan yang berkelanjutan. Perseroan telah membina 54 Rumah BUMN dan menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan bagi UMKM di berbagai wilayah.

Model bisnis yang fokus pada UMKM memberikan keunggulan dalam pengelolaan risiko. Portofolio pembiayaan yang tersebar di jutaan nasabah menciptakan diversifikasi risiko yang lebih sehat.

Struktur pembiayaan yang granular membuat risiko tidak terkonsentrasi pada debitur tertentu. Hal ini memperkuat ketahanan portofolio BRI dalam menghadapi dinamika ekonomi.

Kinerja keuangan BRI juga menunjukkan hasil yang positif pada Triwulan I 2026. Perseroan mencatat laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7% YoY.

Selain itu, total aset BRI meningkat 7,2% secara tahunan menjadi Rp2.250 triliun. Return on Assets (ROA) tercatat sebesar 2,8% dan Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 18,4%. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#UMKM Binaan BRI #Desa BRILian #BRILink #kur