Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

426 Ribu BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan Nasional

Hendriyanto • Sabtu, 25 April 2026 | 16:05 WIB
PENGGERAK EKONOMI: Agen BRILink menjadi tumpuan ekonomi di pelosok desa.
PENGGERAK EKONOMI: Agen BRILink menjadi tumpuan ekonomi di pelosok desa.

JAKARTA, RadarMadura.id – BRI Group terus memperkuat inklusi keuangan sejak terbentuknya Holding Ultra Mikro (UMi) lima tahun terakhir. Sinergi antara BRI, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mampu memperluas layanan hingga ke tingkat komunitas.

Ekosistem ini mendorong akses keuangan bagi segmen ultra mikro di seluruh Indonesia. BRI memanfaatkan kolaborasi antar entitas untuk memperkuat jangkauan layanan yang lebih inklusif.

Salah satu wujud nyata sinergi tersebut terlihat dari pengembangan BRILink Agen Mekaar. Program ini menghadirkan layanan keuangan yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat.

Hingga Maret 2026, jumlah BRILink Agen Mekaar mencapai 426 ribu agen. Jaringan ini mencatat 2,68 juta transaksi dengan volume sebesar Rp3,52 triliun.

Angka tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan keuangan di tingkat komunitas. Kehadiran agen menjadi solusi bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan.

BRILink Agen Mekaar merupakan nasabah program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang dijalankan oleh PNM. Program ini berfokus pada pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui pembiayaan berbasis kelompok.

Baca Juga: UMKM dan Wisata Desa Sumberejo Pacita Tumbuh Pesat Berkat Dukungan BRI

Dalam pengembangannya, BRI Group memberdayakan para agen, khususnya ketua kelompok Mekaar. Mereka berperan sebagai perpanjangan layanan perbankan di lingkungan masing-masing.

Layanan yang diberikan meliputi transfer, tarik tunai, hingga pembayaran berbagai tagihan. Hal ini mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keuangan tanpa harus ke kantor bank.

Melalui peran tersebut, agen memperoleh tambahan penghasilan dari sharing fee transaksi. Selain itu, mereka juga berkontribusi dalam memperluas inklusi keuangan di masyarakat.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa BRILink Agen Mekaar merupakan bagian dari strategi inklusi keuangan BRI. Inisiatif ini juga mendorong pembukaan rekening Simpedes UMi secara masif.

Selain itu, program ini mempercepat proses naik kelas bagi sekitar 1,4 juta debitur PNM sepanjang 2025. Debitur tersebut memanfaatkan produk dan layanan dari Pegadaian dan BRI.

“BRI berupaya membangun ekosistem berbasis sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai agen layanan keuangan. Sinergi dalam Holding Ultra Mikro menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan inklusi keuangan di Indonesia. Seiring perkembangannya, peran BRILink Agen Mekaar telah bertransformasi dari sekadar penyedia layanan transaksi menjadi lifestyle micro provider, yang tidak hanya melayani kebutuhan finansial dasar, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas,” ucapnya.

Inisiatif BRILink Agen Mekaar sejalan dengan Asta Cita Pemerintah. Program ini mendukung pembangunan ekonomi dari desa dan dari bawah.

Baca Juga: BRI Sumenep Gelar Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah, Libatkan Mahasiswa dan Agen BRILink, Perkuat Literasi Keuangan

Pendekatan tersebut mendorong pemerataan ekonomi sekaligus pengentasan kemiskinan. Peran agen menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Dengan fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, BRILink Agen Mekaar tidak hanya berfungsi sebagai kanal distribusi layanan keuangan, tetapi juga menjadi infrastruktur penting dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Peran strategis ini menjadikan BRILink Agen sebagai salah satu pilar utama BRI dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi segmen unbankable,” tutup Akhmad. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#Agen BRILink #bri #desa mandiri #Mekaar