LAMPUNG, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong perkembangan UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu penerima manfaat adalah Ras Farm Sukoharjo I di Pringsewu, Lampung, milik Dwi Nurhaeni yang berkembang dari usaha rumahan menjadi peternakan dengan ratusan kambing perah.
Dwi Nurhaeni memulai usaha dari pengalaman pribadi. Ia memanfaatkan susu kambing yang kemudian menjadi awal lahirnya produk dengan merek RasMilk.
“Awalnya saya memerah dari satu ekor kambing yang baru melahirkan, lalu saya mulai rutin memerah susunya. Ternyata, banyak orang di sekitar yang tertarik dan mulai membeli,” jelasnya.
Baca Juga: Pokir Ternak Capai Miliaran, Bantuan yang Diterima Poktan Berkisar Rp 99 Juta Sampai Rp 613 Juta
Dari aktivitas tersebut, Dwi melihat peluang yang lebih besar. Ia kemudian memutuskan mengembangkan usaha secara lebih serius.
Langkah tersebut diperkuat dengan mengakses pembiayaan KUR BRI. Dukungan ini memungkinkan Dwi meningkatkan kapasitas usaha secara bertahap.
Ia mulai menambah jumlah kambing perah dari satu ekor menjadi tiga ekor. Kini, jumlahnya telah mencapai sekitar 100 ekor kambing perah.
“Permintaan terus meningkat, sehingga kami terus menambah kapasitas produksi,” ujarnya. Perkembangan ini menunjukkan potensi besar usaha yang dijalankannya.
Seiring peningkatan produksi, tantangan baru muncul di sisi pemasaran. Produksi susu segar yang meningkat belum sepenuhnya diimbangi dengan daya serap pasar.
Menjawab tantangan tersebut, Dwi melakukan inovasi produk. Ia mulai mengolah susu kambing menjadi susu bubuk agar memiliki daya simpan lebih lama.
Langkah ini membuka peluang pasar yang lebih luas. Produk olahan tersebut juga meningkatkan nilai tambah usaha Ras Farm.
Ras Farm kemudian melakukan diversifikasi produk. Usaha ini menghadirkan berbagai varian rasa seperti stroberi, melon, jahe, hingga moka.
Baca Juga: UTM Resmi Luncurkan UTM Trans, Perkuat Layanan Mobilitas Civitas Academica
Inovasi tersebut disesuaikan dengan preferensi konsumen masa kini. Strategi ini juga memperkuat daya saing produk di pasar.
Tidak hanya fokus pada bisnis, Ras Farm juga memberdayakan masyarakat sekitar. Dwi melibatkan warga dalam proses produksi dan memberikan pelatihan memerah susu kambing.
Langkah ini membuka peluang ekonomi baru bagi lingkungan sekitar. Kehadiran usaha tersebut memberikan dampak sosial yang positif.
Dwi menegaskan bahwa dukungan pembiayaan dari BRI menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha. Skema pembiayaan yang terjangkau membantu memperluas kandang dan meningkatkan populasi ternak.
Selain itu, kapasitas produksi juga meningkat secara berkelanjutan. Hal ini membuat usaha dapat berkembang lebih optimal.
Berkat konsistensi dan inovasi, Ras Farm berhasil meraih prestasi di tingkat nasional. Pencapaian ini memperkuat posisinya sebagai UMKM unggulan di sektor peternakan.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa kisah Ras Farm menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi pelaku usaha dan pembiayaan KUR. Hal ini mampu mendorong UMKM naik kelas dan memberikan dampak ekonomi.
BRI secara konsisten berperan dalam memperkuat sektor UMKM melalui penyaluran KUR. Sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI berkomitmen untuk terus mendukung agenda pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (*/dry)
Editor : Hendriyanto