Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000

Hendriyanto • Minggu, 12 April 2026 | 16:55 WIB
PERTAMA: BRI berhasil raih sertifikasi ISO/IEC 25000.
PERTAMA: BRI berhasil raih sertifikasi ISO/IEC 25000.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mencatatkan pencapaian dalam transformasi digital. BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO/IEC 25000.

Standar ini berfokus pada pengelolaan dan evaluasi kualitas perangkat lunak secara menyeluruh. ISO/IEC 25000 merupakan bagian dari kerangka Software Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE).

Kerangka tersebut membantu organisasi mendefinisikan dan mengukur kualitas perangkat lunak secara sistematis. Pendekatan ini juga memastikan evaluasi dilakukan secara terstruktur dan terukur.

BRI menerapkan standar ini melalui sejumlah tahapan yang terencana. Proses tersebut dimulai dari analisis awal hingga asesmen implementasi sistem.

Dalam prosesnya, BRI menyusun kerangka kerja evaluasi kualitas perangkat lunak secara komprehensif. Implementasi standar juga didampingi oleh Robere & Associates sebagai konsultan.

Baca Juga: Cara Bayar UTBK SNBT via BRImo, Solusi Cepat Tanpa ke Bank

Direktur Teknologi Informasi BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menyatakan pencapaian ini merupakan langkah strategis perusahaan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat fondasi teknologi informasi yang mendukung operasional.

“Inii menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital bagi masyarakat. Sistem yang stabil, aman, dan andal tidak hanya mendukung operasional internal, tetapi juga memengaruhi pengalaman nasabah saat menggunakan layanan digital” ungkapnya.

Penerapan standar ini menjadi penting di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital. Kualitas perangkat lunak menjadi kunci menjaga keandalan sistem dan kepercayaan nasabah.

Saladin menambahkan bahwa standar ISO/IEC 25000 memungkinkan evaluasi sistem dilakukan secara objektif. Pendekatan ini membuat kualitas aplikasi dapat diukur dengan lebih akurat.

BRI memastikan setiap aplikasi memenuhi berbagai aspek kualitas yang ditetapkan. Aspek tersebut meliputi keandalan sistem, efisiensi kinerja, keamanan informasi, dan kemudahan pengembangan.

Baca Juga: BRI Alihkan Saham BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara, Perkuat Konsolidasi Investasi Nasional

Selain itu, penerapan ini juga memenuhi ketentuan ISO/IEC 25001:2014. Standar tersebut merupakan bagian dari kerangka pengelolaan kualitas perangkat lunak.
Sertifikasi ini mencakup pengelolaan kualitas aplikasi BRImo. Fokusnya pada perencanaan dan manajemen kualitas perangkat lunak layanan digital utama BRI.

“Kami berkomitmen untuk terus menyediakan layanan keuangan yang inklusif dan didukung ekosistem digital yang andal bagi semua lapisan masyarakat. Kami akan terus memperkuat kualitas perangkat lunak agar aplikasi dapat berjalan stabil, aman, dan mampu mengikuti kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Dengan fondasi teknologi yang kuat BRI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang lebih baik bagi seluruh nasabah,” tegasnya. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#sertifikat iso 2500 #bri #bank