Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dari Butik Rumahan ke Brand Eksklusif, JJC Rumah Jahit Tumbuh Bersama BRI

Hendriyanto • Sabtu, 4 April 2026 | 20:03 WIB
TEKUN:  JJC Rumah Jahit asal Jakarta Utara kini sudah merambah ke pasar nasional berkat dukungan BRI.
TEKUN: JJC Rumah Jahit asal Jakarta Utara kini sudah merambah ke pasar nasional berkat dukungan BRI.

JAKARTA, RadarMadura.id – Tren fesyen berbasis wastra Nusantara mendorong pelaku usaha perempuan menghadirkan produk bernilai budaya dan estetika tinggi. Hal ini tercermin pada JJC Rumah Jahit asal Jakarta Utara yang mengembangkan desain modern berbasis kain tenun.

JJC Rumah Jahit memadukan kain tenun polos, tenun perca, serta bordir dengan motif budaya Jakarta dan Nusantara. Produk andalannya berupa outer kombinasi tenun dan bordir yang cocok untuk gaya kasual hingga semi formal.

Setiap koleksi diproduksi secara terbatas, maksimal 12 potong per desain. Strategi ini memberikan kesan eksklusif bagi pelanggan.

Selain itu, JJC Rumah Jahit menghadirkan layanan kustom sesuai kebutuhan konsumen. Layanan ini dirancang untuk mendukung aktivitas perempuan dengan konsep “For Women on the Move”.

Pemilik JJC Rumah Jahit Jihan Astriningtrias menjelaskan bahwa usaha tersebut berawal dari langkah sederhana. Usaha ini kemudian berkembang menjadi bisnis fesyen yang berkelanjutan.

“JJC Rumah Jahit tidak dibangun di atas sebuah mimpi yang besar. Justru, ketika itu, bunda kami mendirikan butik rumahan ini pada tahun 2003 dengan berlandaskan asa kecilnya, untuk tetap berkarya dan berdaya walau hanya dari rumah. Namun ajaibnya, asa kecil inilah yang membuat kami berani memupuk dan membangun cita-cita besar untuk dapat mengembangkan JJC Rumah Jahit secara kontinu di masa mendatang,” ujarnya.

Seiring rebranding pada 2023, JJC Rumah Jahit memperkuat desain kontemporer dan memperluas pasar. Penjualan dilakukan melalui gerai offline, marketplace, social commerce, serta kerja sama B2B dan pameran.

Usaha ini juga mengoptimalkan kanal digital untuk mendukung promosi. Strategi tersebut membantu meningkatkan jangkauan pasar dan visibilitas produk.

Dalam operasionalnya, JJC Rumah Jahit memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS. Layanan ini mempermudah transaksi menjadi lebih praktis dan efisien.

Jihan juga aktif meningkatkan kapasitas usaha melalui platform LinkUMKM BRI. Platform ini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan bisnis.

“Saya merupakan anggota binaan Rumah BUMN BRI yang telah memberikan banyak bimbingan dan akses informasi untuk pengembangan usaha saya, termasuk melalui platform LinkUMKM BRI. Dengan adanya LinkUMKM, saya tidak lagi mengalami kebingungan dalam menghadapi kendala maupun merencanakan ekspansi usaha, karena tersedia berbagai modul pembelajaran dan coaching clinic yang membantu UMKM bertumbuh serta mengambil keputusan bisnis secara lebih terarah,” jelas Jihan.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM. Platform ini mendukung peningkatan kapasitas, perluasan pasar, hingga percepatan UMKM naik kelas.

LinkUMKM menghadirkan enam fitur utama yang terintegrasi. Fitur tersebut meliputi UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan registrasi NIB.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa LinkUMKM menjadi strategi BRI dalam memperkuat kapasitas UMKM. Program ini juga mendorong peran pengusaha perempuan dalam ekonomi kerakyatan.

“Pengalaman JJC Rumah Jahit mencerminkan bagaimana pelaku usaha perempuan dapat berkembang lebih terarah melalui pemanfaatan LinkUMKM sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan BRI. Platform ini tidak hanya menyediakan akses pembelajaran, tetapi juga memperkuat kapabilitas usaha dan mendorong perluasan pasar secara berkelanjutan. Ke depan, BRI akan terus mengoptimalkan LinkUMKM untuk menciptakan lebih banyak UMKM yang naik kelas, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#bri #LinkUMKM #Konfeksi #jahit