Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Permintaan Genteng Meningkat, Pengusaha Majalengka Terbantu KUR BRI

Hendriyanto • Jumat, 13 Maret 2026 | 21:56 WIB

DONGKRAK UMKM: Program gentengisasi membantu usaha UMKM makin banjir pesanan.
DONGKRAK UMKM: Program gentengisasi membantu usaha UMKM makin banjir pesanan.

JAKARTA, RadarMadura.id – Program gentengisasi yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto membawa berkah bagi pelaku usaha kecil di sektor bahan bangunan. Permintaan genteng dari berbagai daerah meningkat seiring masifnya pembangunan dan perbaikan hunian masyarakat.

Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Hj. Nurhasanah, pengrajin genteng dari sentra produksi di Majalengka. Bersama dua saudarinya, ia meneruskan usaha genteng keluarga yang telah dirintis oleh ibunya puluhan tahun lalu.

Dalam beberapa waktu terakhir, Nurhasanah mengaku permintaan genteng meningkat cukup pesat. Pesanan datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, hingga Tegal.

Tingginya permintaan tersebut membuat usaha genteng milik keluarganya harus bekerja lebih keras. Mereka terus meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus bertambah.

Baca Juga: BRI Siapkan Rp 25 Triliun Uang Tunai Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Saat ini pabrik genteng milik Nurhasanah mempekerjakan sekitar 150 pekerja. Namun jumlah tersebut dinilai masih belum cukup untuk memenuhi tingginya permintaan.

Sebagian besar tenaga kerja yang tersedia merupakan pekerja berusia lanjut. Sementara generasi muda cenderung memilih bekerja di sektor industri lain.

“Permintaan sekarang semakin banyak, tetapi mencari tenaga kerja tidak mudah. Banyak anak muda yang lebih memilih bekerja di perusahaan,” ujar Nurhasanah.

Dalam proses produksi, usaha tersebut menggunakan 12 mesin press. Kapasitas produksi mencapai sekitar 16.000 keping genteng setiap minggu.

Produk genteng tersebut kemudian dipasarkan ke berbagai kota besar di Pulau Jawa. Dari aktivitas usaha tersebut, Nurhasanah mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah per bulan.

Di tengah meningkatnya permintaan pasar, Nurhasanah mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam hal permodalan. Hal itu karena usaha yang dijalankannya telah memperoleh dukungan pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Juga: Setahun Danantara, BRI Dukung Pendidikan Lewat 5.500 Paket Sekolah di NTT, Sumbar dan Papua Barat Daya

Menurutnya, kerja sama dengan BRI telah berlangsung sekitar empat tahun terakhir. Dukungan pembiayaan tersebut membantu menjaga keberlanjutan usaha keluarga yang telah dijalankan turun-temurun.

“Alhamdulillah untuk modal usaha kami terbantu dari program KUR BRI,” ungkapnya.

BRI sendiri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan tersebut juga mencakup pengrajin genteng yang menjadi bagian dari ekosistem sektor perumahan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa perseroan siap mengambil peran strategis dalam mendukung program gentengisasi melalui pembiayaan KUR.

Menurutnya, BRI juga dapat memperkuat konektivitas antara pelaku usaha dengan pasar. Dengan demikian rantai pasok sektor perumahan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga: BRI Siagakan 186 Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026, Juga Maksimalkan BRImo dan ATM

“Peran BRI berada di tengah. Ketika sudah ada kontrak antara pengrajin dengan pembeli atau pengguna, BRI dapat hadir memberikan dukungan pembiayaan agar proses produksi dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Hery menambahkan bahwa bahan bangunan seperti genteng merupakan bagian dari ekosistem KUR sektor perumahan yang terus dikembangkan oleh BRI. Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan, BRI berkomitmen menghadirkan akses pembiayaan yang terjangkau dan mudah diakses bagi pelaku usaha. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#majalengka #Gentengisasi #Program Presiden #KUR BRI