PAMEKASAN, RadarMadura.id – Harapan baru petani tembakau Madura mulai menemukan wadahnya. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melantik pengurus Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (Kitmas), Sabtu (21/2).
Induk koperasi ini disiapkan sebagai payung bersama petani Pulau Garam. Menurut Ferry, koperasi adalah rumah untuk maju bersama. Pemerintah ingin mengembalikan praktik ekonomi berbasis gotong royong.
“Koperasi akan menjadi rumah kita semua untuk maju bersama,” ujarnya.
Ferry menegaskan, Kitmas penting sebagai rumah besar petani tembakau di Madura. Dengan berhimpun dalam satu induk, posisi tawar di hadapan industri akan lebih kuat.
Dia percaya bahwa koperasi induk tersebut bisa memperkuat ekosistem petani. Mulai dari kelembagaan hingga pemasaran hasil panen. Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan yang dibutuhkan koperasi.
Baca Juga: Wagub Emil Tegaskan Pemprov Jatim Berpihak pada Petani dan Industri Tembakau
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM) Khairul Umam menyebut, pembentukan koperasi ini membuka akses modal dari pemerintah pusat.
Dia berharap, dukungan tersebut memperkuat posisi petani dalam rantai niaga. Petani tidak lagi berjalan sendiri. Sehingga, para penyangga tatanan itu tak lagi dirugikan.
Pria yang karib disapa Haji Her itu juga menginginkan agar pabrikan membeli tembakau dengan harga layak. Posisi tawar petani harus lebih jelas dan kuat.
“Harapannya petani tidak lagi dirugikan,” tegasnya.
Usai pelantikan, Ferry bersilaturahmi ke Pengasuh Ponpes. Al-Hamidy Banyuanyar RKH. Muhammad Rofi’i Baidhwoi. Kunjungan itu bagian dari rangkaian agenda di Pamekasan. Dukungan ulama dinilai strategis dalam menggerakkan ekonomi umat. (afg/dry)
Editor : Hendriyanto