Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perkuat Investasi Daerah, BRI Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM, dan Kementerian UMKM

Hendriyanto • Selasa, 3 Februari 2026 | 08:15 WIB

DORONG KEMAJUAN EKONOMI: BRI terlibat dalam kegiatan Batam Investment Gala: Economic Transformation Through Investment yang digelar di Batam pada Kamis (29/1).
DORONG KEMAJUAN EKONOMI: BRI terlibat dalam kegiatan Batam Investment Gala: Economic Transformation Through Investment yang digelar di Batam pada Kamis (29/1).

BATAM, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berperan aktif mendorong penguatan investasi dan pemberdayaan pelaku usaha di berbagai daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis untuk memperluas akses pembiayaan dan memperkuat peran UMKM di Batam.

BRI menandatangani nota kesepahaman guna mendukung penguatan investasi daerah dan pemberdayaan pelaku usaha. Langkah ini menjadi bagian dari peran BRI sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha.

Penandatanganan nota kesepahaman dilaksanakan dalam rangkaian Batam Investment Gala: Economic Transformation Through Investment. Kegiatan tersebut digelar di Batam pada Kamis (29/1).

Acara ini dihadiri Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza dan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu. Turut hadir Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya, dan Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya.

Dalam kesempatan tersebut, BRI memperkuat kolaborasi dengan BP Batam melalui penandatanganan MoU Pemanfaatan Produk dan Layanan Perbankan. Kerja sama ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan transaksi dan pembiayaan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Baca Juga: Liburan ke Citra Kebun Wisata: Harmoni Alam dan Keceriaan Keluarga di Batam

Selain itu, BRI juga menandatangani MoU bersama Kementerian UMKM dan BP Batam terkait perluasan akses permodalan dan investasi bagi UMKM. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk mempercepat realisasi investasi dan memperkuat peran UMKM dalam pertumbuhan ekonomi Batam.

Batam memiliki keunggulan pada industri manufaktur berbasis ekspor yang didukung letak geografis strategis. Kedekatan dengan Singapura dan jalur perdagangan global memperkuat daya tarik investasi kawasan tersebut.

Seiring peningkatan investasi dan pembangunan infrastruktur, sektor logistik, perdagangan, dan jasa di Batam terus tumbuh. Status kawasan perdagangan bebas menjadikan Batam berperan penting dalam meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya menyampaikan bahwa kerja sama ini memperkuat ekosistem investasi daerah. Kolaborasi ini juga meningkatkan peran UMKM sebagai penggerak perekonomian lokal.

“Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan, BRI berkomitmen membangun konektivitas investasi yang utuh, mulai dari masuknya Foreign Direct Investment (FDI), penguatan kawasan industri, hingga pemberdayaan UMKM sebagai bagian integral dari rantai nilai ekonomi. BRI memandang UMKM tidak semata sebagai penerima pembiayaan, melainkan sebagai mitra strategis dalam ekosistem investasi yang berkelanjutan, berdaya saing, dan mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Riko.

Baca Juga: BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026, Siapkan Talenta Muda Profesional Perbankan

Untuk mendukung kebutuhan investor dan pelaku usaha, BRI mengusung pendekatan BRI One Solution. Pendekatan ini menyediakan layanan perbankan terintegrasi mulai dari pembiayaan hingga pendampingan usaha.

Pendekatan tersebut diperkuat dengan kehadiran BRI QLola sebagai platform digital komprehensif. QLola dirancang sebagai one-stop corporate digital ecosystem untuk pengelolaan transaksi dan likuiditas secara efisien dan aman.

QLola menyediakan berbagai fitur layanan perbankan korporasi. Layanan tersebut meliputi cash and liquidity management, collection, pembayaran domestik dan internasional, payroll, pajak, treasury, hingga trade finance.

Pendekatan terintegrasi ini juga didukung inisiatif pemberdayaan berbasis komunitas. Hingga 2025, BRI telah mengembangkan lebih dari 42 ribu klaster usaha di berbagai daerah.

BRI juga menghadirkan LinkUMKM sebagai platform digital pemberdayaan pelaku usaha. Sebanyak 14,98 juta UMKM telah memanfaatkan platform tersebut untuk memperluas jangkauan usaha dan naik kelas.

Baca Juga: BRI Perkuat Bisnis Konsumer Lewat Kick Off Consumer Expo 2026 dan Undi Hadiah Ratusan Juta

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengumumkan realisasi investasi nasional sepanjang 2025. Nilainya mencapai Rp1.931,2 triliun atau 101,3 persen dari target Presiden.

Kontribusi BP Batam terhadap capaian nasional dinilai signifikan. Realisasi investasi di Batam mencapai Rp69,3 triliun atau 15,5 persen di atas target.

“Angka ini bukan sekedar angka tapi mencerminkan bahwa adanya kepercayaan baik itu pengusaha dalam negeri maupun luar negeri. Investasi ini memang sangat strategis maka kerja kami berupaya menjemput bola agar realisasi investasi ini dapat segera terlaksana,” tegas Todotua.

Atas kontribusi tersebut, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM memberikan 9 penghargaan Investment Awards. Penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah dan pelaku usaha.

BP Batam menerima sejumlah penghargaan atas capaian realisasi investasi 2025. Penghargaan tersebut mencakup pengembangan iklim investasi dan capaian investasi melampaui target.

Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi ini diharapkan memberi dukungan menyeluruh bagi UMKM di KPBPB Batam.

Baca Juga: BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026, Siapkan Talenta Muda Profesional Perbankan

“Melalui perluasan akses permodalan dan investasi, pendampingan ekspor, peningkatan kapasitas usaha, serta integrasi UMKM ke dalam rantai pasok kegiatan investasi, kami berharap UMKM di Batam dapat naik kelas, menjadi penopang ekonomi lokal, dan berdaya saing di rantai nilai global,” ungkap Helvi.

Sebagai langkah awal, Kementerian UMKM menjalankan program ACCES. Program ini akan memberikan pendampingan pembiayaan dan pelatihan peningkatan kapasitas UMKM di Batam.

Melalui kolaborasi strategis ini, BRI bersama BP Batam, BKPM, dan Kementerian UMKM optimistis membangun ekosistem investasi yang inklusif. Sinergi ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#Qlola by BRI #bp batam #bri #umkm #investasi daerah #bkpm