Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kisah BRILink Agen Warung Concept Jepara, Dari Akses Keuangan hingga Buka Pekerjaan

Hendriyanto • Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

BRILink Agen Warung Concept di Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah berhasil mempekerjakan warga lokal.
BRILink Agen Warung Concept di Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah berhasil mempekerjakan warga lokal.

JEPARA, RadarMadura.id — Komitmen memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok desa terus diwujudkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui jaringan BRILink Agen.

Salah satunya terlihat dari kiprah BRILink Agen Warung Concept di Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

BRILink Agen Warung Concept telah beroperasi sejak 2013 dan berada di bawah binaan BRI Unit Srobyong. Keberadaannya menjadi perpanjangan tangan layanan perbankan bagi masyarakat desa yang selama ini tinggal cukup jauh dari jaringan ATM maupun kantor bank.

Pemilik BRILink Agen Warung Concept, Rochim, yang akrab disapa Owie, menuturkan bahwa kehadiran agen ini awalnya didorong oleh kebutuhan warga akan layanan transaksi keuangan yang mudah diakses, aman, dan terpercaya.

Seiring waktu, BRILink Agen yang dikelolanya tidak hanya menjadi solusi transaksi perbankan, tetapi juga tumbuh menjadi bagian dari denyut ekonomi desa.

Usaha ini bahkan mampu menopang keberlangsungan ekonomi keluarga pengelola sekaligus memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Owie mengakui bahwa pada masa awal pengelolaan, layanan transaksi digital belum sepenuhnya mendapat kepercayaan masyarakat. Kekhawatiran terhadap keamanan transaksi non-tunai masih menjadi tantangan utama.

Baca Juga: Perluas Akses Keuangan Pelosok, BRILink Agen di Banyuasin Permudah Transaksi Warga Desa

“Saat itu banyak masyarakat yang masih ragu terhadap transaksi online. Kami mengenalkan layanan ini secara langsung, membagikan brosur, kalender, dan souvenir kecil, sekaligus melakukan edukasi. Alhamdulillah, seiring waktu dan pengalaman bertransaksi, kepercayaan masyarakat tumbuh,” ujar Owie.

Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Kini, BRILink Agen Warung Concept menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi dan sosial warga sekitar. Setiap hari, agen ini melayani berbagai transaksi mulai dari tarik tunai, transfer, hingga pembayaran kebutuhan rutin seperti listrik, PDAM, dan angsuran lainnya.

Dengan jam operasional panjang, mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB dan buka tujuh hari dalam seminggu, layanan BRILink Agen memberikan fleksibilitas bagi masyarakat desa dalam mengakses layanan keuangan.

Mayoritas pengguna layanan BRILink Agen ini berasal dari keluarga yang memiliki anggota keluarga bekerja di perantauan. Selain itu, warga sekitar juga memanfaatkan agen ini untuk membayar berbagai kewajiban bulanan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

Tidak hanya berdampak pada kemudahan akses transaksi, keberadaan BRILink Agen Warung Concept juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi keluarga pengelola.

Sejak dirintis lebih dari satu dekade lalu, usaha ini mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.

Baca Juga: BRI Hadirkan Layanan DPLK Terintegrasi di BRImo, Solusi Pensiun Generasi Digital

Owie menyebutkan, hasil usaha BRILink Agen telah dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga, membiayai pendidikan anak hingga ke jenjang perguruan tinggi, serta membeli aset produktif.

Usaha yang semula bergerak di bidang percetakan tersebut kini juga berkembang seiring dengan operasional BRILink Agen. Pertumbuhan usaha ini turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Saat ini, Warung Concept tercatat telah memiliki dua outlet dan melibatkan sejumlah karyawan dalam kegiatan operasional sehari-hari. Hal ini menjadikan BRILink Agen tidak hanya bermanfaat bagi keluarga pengelola, tetapi juga bagi warga desa lainnya.

“Dampak paling besar yang kami rasakan adalah kepercayaan masyarakat. Dari situ usaha kami tumbuh, lapangan kerja tercipta. Alhamdulillah, BRILink Agen bisa mencukupi kebutuhan hidup hingga menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi,” kata Owie.

Kisah BRILink Agen Warung Concept menjadi gambaran nyata bagaimana layanan keuangan berbasis komunitas mampu mendorong inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengapresiasi peran para mitra BRILink Agen yang tidak hanya menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga memberi dampak sosial dan ekonomi bagi keluarga serta lingkungan sekitar.

Baca Juga: Kisah Peni Prayekti, Ibu Rumah Tangga Sukses Kembangkan Usaha Lewat BRILink Agen

“BRILink Agen telah menjadi mitra strategis yang tumbuh bersama masyarakat. Ketika agen mampu membangun kepercayaan, mengelola usaha secara konsisten, dan menopang kehidupan keluarganya, di situlah inklusi keuangan memberikan makna yang sesungguhnya,” ujar Akhmad.

BRI pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang lebih dekat, relevan, dan berkelanjutan melalui BRILink Agen sebagai penggerak kemandirian ekonomi masyarakat desa di berbagai wilayah Indonesia. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#lapangan pekerjaan #bri #BRILink Agen #jepara