Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perluas Akses Keuangan Pelosok, BRILink Agen di Banyuasin Permudah Transaksi Warga Desa

Hendriyanto • Senin, 5 Januari 2026 | 11:42 WIB

BERI PELAYANAN: BRILink Agen yang aktif melayani masyarakat berada di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang Sumatera Selatan.
BERI PELAYANAN: BRILink Agen yang aktif melayani masyarakat berada di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang Sumatera Selatan.

BANYUASIN, RadarMadura.id — Upaya memperluas akses layanan keuangan hingga pelosok terus dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui jaringan BRILink Agen.

Di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kehadiran BRILink Agen terbukti mempermudah aktivitas transaksi masyarakat desa yang selama ini terkendala jarak dan akses transportasi.

Salah satu BRILink Agen yang aktif melayani masyarakat berada di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang. Agen tersebut dikelola oleh Tashadi melalui usahanya yang dikenal dengan nama Toko Shafa.

Tashadi mulai bergabung sebagai BRILink Agen sejak tahun 2019. Keputusan itu dilatarbelakangi kondisi geografis wilayah yang menyulitkan masyarakat untuk mengakses layanan perbankan secara langsung.

Sebelum adanya BRILink Agen, warga Desa Telang Karya harus menempuh perjalanan cukup jauh dengan menyeberangi Sungai Musi untuk mencapai unit BRI terdekat. Selain memakan waktu, biaya transportasi yang dikeluarkan juga relatif tinggi bagi masyarakat desa.

Kehadiran BRILink Agen pun menjadi solusi atas persoalan tersebut. Kini, berbagai transaksi perbankan dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa harus meninggalkan desa.

“Tanggapan masyarakat sangat positif. Dengan adanya BRILink Agen, transaksi keuangan tidak perlu jauh sehingga biaya untuk menyeberang dapat diminimalisir. Selain itu, tidak ada antrean dan pelayanan tetap hadir di hari libur,” ujar Tashadi.

Baca Juga: Tenun Modern Kriti by Lusy Tembus Pameran Internasional Berkat Pendampingan BRI

Ia menambahkan, fleksibilitas waktu layanan menjadi salah satu keunggulan BRILink Agen yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Warga tidak lagi terikat jam operasional perbankan konvensional.

Dalam kesehariannya, Tashadi membuka layanan BRILink Agen sejak pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Rentang waktu tersebut memungkinkan warga melakukan berbagai transaksi sesuai kebutuhan mereka.

Layanan yang tersedia pun beragam, mulai dari pembayaran listrik, pembelian token, pengiriman uang, hingga pembayaran cicilan. Bahkan, BRILink Agen kerap menjadi penghubung awal masyarakat dengan Mantri BRI ketika membutuhkan akses pembiayaan.

Sebagai agen yang berinteraksi langsung dengan warga setiap hari, Tashadi merasakan bahwa kemudahan layanan perbankan membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat desa.

“Salah satu hal yang paling saya rasakan adalah bisa membantu orang lain. Banyak warga yang mengirim uang untuk anak yang sekolah di luar kota. Sekarang mereka tidak perlu pergi jauh, cukup datang ke sini,” ungkapnya.

Selain mengelola BRILink Agen, Tashadi juga menjalankan sejumlah usaha lain seperti bertani, menjual LPG 3 kilogram, serta menyediakan produk herbal untuk kebutuhan rumah tangga. Berbagai aktivitas usaha tersebut saling menopang perekonomian keluarganya.

Baca Juga: Percepat Pemulihan Pascabencana, BRI Dukung Pembangunan Huntara Danantara di Aceh

Ia juga aktif dalam paguyuban BRILink Agen sebagai wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik antaragen, guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Secara terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bahwa perluasan BRILink Agen merupakan bentuk nyata penerapan sharing economy di sektor keuangan, di mana masyarakat turut berperan sebagai mitra penyedia layanan.

“Agen tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga memperkuat konektivitas ekonomi di tingkat lokal. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran BRILink Agen sebagai simpul layanan finansial berbasis komunitas,” ujar Dhanny.

Hingga akhir November 2025, BRI tercatat memiliki sekitar 1,2 juta BRILink Agen yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjangkau 66.587 desa, atau lebih dari 80 persen total desa di Tanah Air.

Melalui model bisnis berbasis kemitraan tersebut, BRILink Agen telah memfasilitasi sekitar 1 miliar transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.592 triliun, menegaskan peran strategisnya dalam mendorong inklusi keuangan dan perputaran ekonomi rakyat hingga ke pelosok negeri. (dry)

Editor : Hendriyanto
#ekonomi lokal #bri #BRILink #banyuasin #sungai musi