Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Capaian Strategis BRI 2025: Laba Tumbuh, Inklusi Keuangan Meluas, Dukung Program Pemerintah

Hendriyanto • Kamis, 1 Januari 2026 | 01:46 WIB

Direktur Utama BRI Hery Gunardi
Direktur Utama BRI Hery Gunardi

JAKARTA, RadarMadura.id — Sepanjang tahun 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menapaki fase krusial dalam perjalanan transformasinya. Memasuki usia ke-130 tahun, fondasi bisnis perseroan kian diperkuat seiring penegasan peran BRI sebagai bank milik negara yang tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menuturkan, di tengah dinamika perekonomian global yang penuh tantangan, perseroan tetap menatap tahun 2026 dengan optimisme. Optimisme tersebut tercermin dari kemampuan BRI menjaga momentum pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan di seluruh lini bisnis.

Menurut Hery, kinerja positif tersebut mencerminkan efektivitas strategi transformasi yang dijalankan melalui inisiatif BRIVolution Reignite, yang menjadi arah besar penguatan BRI ke depan.

Di saat yang sama, BRI juga mengambil peran aktif dalam mengakselerasi perekonomian nasional melalui dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah. Kontribusi tersebut tidak hanya diwujudkan dalam aspek ekonomi, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

Tahun 2025 juga menandai babak kepemimpinan baru di tubuh BRI. Pada 24 Maret 2025, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Hery Gunardi resmi diangkat sebagai Direktur Utama BRI.

Baca Juga: Konsisten Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Impactful Grassroots Economic Empowerment

Dengan rekam jejak lebih dari 34 tahun di industri perbankan nasional, Hery dikenal sebagai bankir multidimensi. Ia terlibat langsung dalam berbagai agenda strategis, mulai dari pendirian Bank Mandiri hingga pengawalan merger tiga bank syariah Himbara yang melahirkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Sejalan dengan kepemimpinan baru tersebut, BRI menetapkan BRIVolution Reignite sebagai peta jalan transformasi. Program ini dirancang untuk memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan efisiensi, mempercepat digitalisasi, serta memastikan BRI tetap relevan dan kompetitif di tengah perubahan lanskap ekonomi dan teknologi.

Agenda transformasi tersebut diperkuat dengan peluncuran Corporate Rebranding BRI pada 16 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-130 BRI. Identitas baru ini menegaskan posisi BRI sebagai “Satu Bank Untuk Semua” yang modern, inklusif, dan tetap berpijak pada DNA keberpihakan kepada rakyat dan UMKM.

“Brand idea kami adalah mendukung setiap ambisi nasabah di seluruh Indonesia. BRI harus tetap terpercaya namun progresif, universal namun personal, serta kelas dunia namun sangat Indonesia,” ungkap Hery Gunardi.

Transformasi yang dijalankan secara konsisten berbuah pada kinerja keuangan yang solid. Hingga Triwulan III 2025, BRI membukukan laba sebesar Rp41,2 triliun, dengan total aset tumbuh 8,2 persen menjadi Rp2.123,4 triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp1.474,8 triliun, sementara penyaluran kredit mencapai Rp1.438,1 triliun. Dari sisi permodalan, BRI menjaga rasio kecukupan modal (CAR) di level 25,4 persen, dengan likuiditas yang sehat melalui Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 86,5 persen.

Baca Juga: La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Angkat Tradisi Tenun Lewat Produk Tas Modern

Kinerja tersebut turut mengantarkan BRI meraih berbagai pengakuan bergengsi. Sepanjang 2025, BRI membukukan 163 penghargaan dari lembaga nasional hingga internasional, termasuk dinobatkan sebagai Bank of The Year 2025 in Indonesia oleh majalah The Banker.

Di tingkat global, BRI menempati peringkat ke-349 dalam Forbes Global 2000 serta menjadi bank dan institusi keuangan Indonesia dengan peringkat tertinggi di daftar Fortune Southeast Asia 500.

Komitmen BRI terhadap agenda Asta Cita pemerintah diwujudkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp163,38 triliun hingga November 2025, menjangkau 3,5 juta debitur. Sebanyak 64,6 persen KUR disalurkan ke sektor produksi, dengan sektor pertanian menyerap Rp73,73 triliun.

Di tingkat desa, BRI memperkuat inklusi keuangan melalui jaringan 1,2 juta BRILink Agen yang menjangkau lebih dari 80 persen desa di Indonesia. Jaringan ini telah memfasilitasi lebih dari 1 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp1.592 triliun.

BRI juga konsisten mendukung program Tiga Juta Rumah melalui penyaluran KPR Subsidi sebesar Rp15,87 triliun kepada lebih dari 115 ribu debitur, yang didominasi oleh skema FLPP.

Dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, BRI turut berperan aktif pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga November 2025, sebanyak 4.363 Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) telah memperoleh layanan perbankan dari BRI, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp167,69 miliar.

Di sisi kemanusiaan, BRI Group menunjukkan kepedulian melalui respons cepat terhadap bencana alam di Sumatra. Hingga Desember 2025, BRI telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat yang menjangkau lebih dari 82.500 jiwa masyarakat terdampak.

Memasuki fase pemulihan, BRI Group menegaskan komitmennya melalui inisiatif “Satukan Langkah untuk Sumatra” dengan menyiapkan bantuan hingga Rp 50 miliar untuk pemulihan infrastruktur dasar, fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga pembangunan hunian sementara.

Seluruh capaian tersebut menegaskan bahwa sepanjang 2025, BRI tidak hanya berfokus pada penguatan kinerja dan transformasi bisnis, tetapi juga konsisten menjalankan perannya sebagai agen pembangunan yang hadir, peduli, dan bertumbuh bersama masyarakat Indonesia. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#bri #ekonomi masyarakat #Prestasi 2025