Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diversifikasi Sumber Pertumbuhan, BRI Perkuat Segmen Konsumer dan Layanan Bank Emas

Hendriyanto • Senin, 24 November 2025 | 19:03 WIB

BRI terus melakukan pengembangan untuk meningkatkan pendapatan dari sektor bisnis baru.
BRI terus melakukan pengembangan untuk meningkatkan pendapatan dari sektor bisnis baru.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas bisnis dengan mengembangkan portofolio baru yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan pendapatan dan laba di masa depan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi usaha untuk memperkuat struktur pendapatan dan menjaga ketahanan bisnis di tengah dinamika ekonomi global.

Dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan III 2025 di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Kamis (30/10), Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa BRI sedang menjalankan transformasi bisnis berkelanjutan melalui program “BRIVolution Reignite”. Program tersebut berfokus pada dua pilar utama, yakni transformasi bisnis funding dan penguatan core business yang berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pertumbuhan, BRI juga terus mengembangkan ‘Second Engines of Growth’ melalui penguatan segmen konsumer dan pengembangan layanan bullion atau bank emas,” kata Hery Gunardi. Pernyataan itu menegaskan arah bisnis BRI yang menyasar penguatan segmen baru berpotensi besar.

Pada segmen konsumer, BRI memperluas basis nasabah payroll sebagai strategi mendorong pertumbuhan yang stabil. Selain itu, pada bisnis KPR, BRI memperkuat kerja sama proyek dengan pengembang tier-1 dan menjaga ekspansi selektif pada portofolio refinancing serta secondary market.

Baca Juga: BRI Manajemen Investasi Catatkan KIK EBA Syariah Perdana di Indonesia

Untuk pembiayaan kendaraan bermotor, BRI mengoptimalkan sinergi perusahaan anak dalam memperluas joint financing. Pada bisnis wealth management, BRI fokus menghimpun dana murah (CASA) dan meningkatkan pendapatan berbasis komisi atau fee-based income.

"Bisnis pembiayaan kendaraan bermotor BRI akan mendorong perusahaan anak untuk bersinergi. Terkait auto loan kita akan terus bangun BRI Finance bahu membahu dengan BRI membangun bisnis KKB," ungkap Hery dalam paparan kinerja Kuartal III-2025. Ia menyebut kolaborasi tersebut menjadi pendorong pertumbuhan pembiayaan secara konsisten.

Pada bisnis bullion service, Hery menjelaskan bahwa Pegadaian dengan 4.000 cabang di seluruh Indonesia telah meluncurkan super app bernama Tring. Aplikasi tersebut memudahkan konsumen membeli emas secara digital dan menjadi bagian dari strategi diversifikasi bisnis BRI.

Hingga Triwulan III 2025, kinerja BRI menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan. Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI meningkat solid seiring penguatan dana murah (CASA) yang terus tumbuh.

Total DPK tercatat naik 8,2% yoy menjadi Rp1.474,8 triliun. Pada sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,3% yoy menjadi Rp1.438,1 triliun.

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp 147,2 Triliun ke 3,2 Juta UMKM, Dukung Asta Cita dan Ekonomi Inklusif

Perbaikan fundamental tersebut berdampak positif pada hasil laba perseroan. BRI mencatat laba bersih Rp41,2 triliun hingga akhir Triwulan III 2025.

“Kinerja BRI tidak hanya tumbuh secara sehat, tetapi juga merefleksikan keberpihakan nyata terhadap sektor produktif dan ekonomi rakyat. BRI akan terus memperkuat fundamental bisnis dengan menjaga kualitas aset, meningkatkan efisiensi pendanaan, serta memperdalam transformasi yang dijalankan secara terstruktur dan terintegrasi melalui BRIVolution Reignite,” pungkas Hery. Pernyataan tersebut menggarisbawahi komitmen BRI dalam menjaga kinerja secara jangka panjang. (dry)

Editor : Hendriyanto
#bank emas #bri #BRILink #Payroll