Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perkuat Agribisnis, BRI Salurkan Pembiayaan Jumbo Rp 5,2 Triliun kepada SSMS

Hendriyanto • Rabu, 19 November 2025 | 19:32 WIB

BRI dukung kemajuan industri sawit nasional.
BRI dukung kemajuan industri sawit nasional.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memfasilitasi sindikasi pembiayaan senilai Rp 5,2 triliun kepada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). BRI bertindak sebagai Original Mandated Lead Arranger & Bookrunner sekaligus Facility Agent dalam transaksi tersebut.

Langkah ini menegaskan kapasitas BRI dalam memimpin pembiayaan berskala besar dan memperkuat komitmen terhadap penguatan sektor agribisnis. Pembiayaan ini sekaligus menunjukkan dukungan strategis BRI terhadap pertumbuhan sektor riil nasional.

Wakil Direktur Utama BRI Agus Noorsanto menyatakan bahwa sektor agribisnis memiliki peran penting dalam struktur ekonomi Indonesia. Ia menegaskan bahwa pembiayaan kepada SSMS merupakan bentuk dukungan BRI terhadap pelaku usaha melalui penyediaan solusi keuangan yang terstruktur.

BRI menilai SSMS Group sebagai perusahaan dengan kapasitas, teknologi, dan visi yang selaras dengan arah transformasi industri global. Perusahaan dinilai memiliki potensi kuat untuk tampil sebagai pemimpin di tingkat internasional.

Baca Juga: BRI Raih Tiga Penghargaan ASRA 2025, Bukti Kepemimpinan Keberlanjutan di Asia

Agus berharap kemitraan ini memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan mendorong kemajuan industri sawit global. “Sebagai bank dengan jaringan terluas, BRI hadir mendukung sektor agribisnis. Kami tidak hanya memfasilitasi UMKM, tetapi juga mendukung sektor besar seperti SSMS melalui solusi terintegrasi BRI One Solutions,” ujarnya.

Ia menjelaskan layanan tersebut mencakup pengelolaan keuangan perusahaan melalui Qlola, Trade Finance, hingga dukungan pembiayaan petani plasma melalui KUR. “Layanan ini mencakup pengelolaan keuangan perusahaan melalui Qlola, Trade Finance, hingga dukungan pembiayaan dan pendampingan di tingkat petani plasma (KUR),” lanjutnya.

BRI menegaskan bahwa langkah pembiayaan ini sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan Asta Cita, khususnya cita kelima yang menekankan hilirisasi industri. Dukungan ini memperkuat peran BRI dalam mendorong industri sawit nasional yang berdaya saing dan berorientasi keberlanjutan.

Beberapa lembaga keuangan ikut terlibat dalam sindikasi pembiayaan ini sebagai partisipan. Di antaranya PT Bank Negara Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor Indonesia, Bank Woori Saudara, Maybank Indonesia, Bank KB Indonesia, dan Allo Bank Indonesia.

Aksi korporasi ini menjadi bagian dari strategi SSMS dalam memperkuat struktur keuangan dan operasional melalui refinancing fasilitas pinjaman sebelumnya. Langkah ini menciptakan struktur pendanaan yang lebih efisien dan selaras dengan arah pertumbuhan perusahaan.

Baca Juga: BRI Hadirkan RVM di KOPLING 2025, Dukung Edukasi Daur Ulang Sampah Plastik

Fasilitas tersebut juga mendukung akuisisi PT Sawit Mandiri Lestari (SML) sebagai upaya memperbesar skala usaha dan portofolio grup. Akuisisi ini memperkuat ekspansi SSMS dalam industri sawit terintegrasi.

CEO SSMS Jap Hartono mengapresiasi dukungan industri perbankan terhadap pertumbuhan sektor kelapa sawit. “Dengan penuh optimisme, kami sangat mengapresiasi dan menyambut aksi korporasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Perseroan sebagai pelaku usaha perkebunan kelapa sawit,” ungkapnya.

Ia menyatakan bahwa langkah tersebut memperkokoh fondasi bisnis dan membuka peluang baru bagi peningkatan nilai tambah. Jap berharap kemitraan tersebut memberi manfaat luas bagi seluruh pemangku kepentingan.

SSMS merupakan perusahaan agribisnis terintegrasi yang berkomitmen pada praktik berkelanjutan melalui penerapan teknologi. Saat ini, perusahaan mengelola 23 perkebunan kelapa sawit dengan total areal sekitar 115.584 hektare.

SSMS juga mengoperasikan delapan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan kapasitas olah 540 ton per jam dan satu Pabrik Kernel Crushing Plant berkapasitas 180 ton per hari. Selain itu, perusahaan memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Biogas berkapasitas 1,5 megawatt.

Baca Juga: BRI Dukung PRABU Expo 2025, Percepat Transformasi Teknologi UMKM

Akuisisi SML dengan luas lahan 11.046 hektare menjadi bagian dari strategi memperkuat portofolio usaha. Langkah ini turut menambah kapasitas dan memperbesar skala bisnis grup.

Agus Noorsanto menegaskan bahwa kolaborasi ini memastikan SSMS memiliki akses pembiayaan terstruktur untuk ekspansi berkelanjutan. “Kolaborasi ini memastikan bahwa SSMS memiliki akses solusi keuangan terstruktur untuk ekspansi dan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan,” pungkasnya. (dry)

Editor : Hendriyanto
#ssms #bri #industri sawit