Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

SKK Migas-HCML Kembali Gelar Festival Pesisir, Bupati Sumenep: Momentum Tepat Gairahkan Ekonomi dan Pariwisata

Hendriyanto • Selasa, 18 November 2025 | 18:10 WIB

Manager Regional Office and Relation HCML Hamim Tohar memberikan memento kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo pada gelaran Festival Pesisir 3 di Bluto, Sumenep 2024.
Manager Regional Office and Relation HCML Hamim Tohar memberikan memento kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo pada gelaran Festival Pesisir 3 di Bluto, Sumenep 2024.

SUMENEP, RadarMadura.id — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) -  Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) kembali menggelar Festival Pesisir. Event tahunan itu memasuki pelaksanaan keempat dan akan digelar di Pulau Giligenting, Sumenep pada 6 Desember 2025 mendatang.

Festival Pesisir #4 membawa tema “Lengghi; Ekspresi Budaya Giligenting”. Tema tersebut dipilih untuk menonjolkan kekayaan budaya masyarakat pesisir setempat.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Festival Pesisir #4 melibatkan lebih banyak talenta lokal dari Pulau Giligenting. Direktur Tabun Edu Culture Kiai Turmidzi Djaka menyebut sebanyak 70 warga akan tampil dalam gelaran Festival Pesisir tersebut.

”Kurang lebih ada 70 warga Pulau Giligenting yang akan tampil pada pagelaran Festival Pesisir #4,” ucap Ki Turmidzi. Ia mengaku bangga karena masyarakat setempat semakin aktif berpartisipasi.

Ketika ditanya tentang tema Lengghi, Ki Turmidzi menjelaskan bahwa kata itu diambil dari nama bagian depan perahu. Ia menilai simbol tersebut mencerminkan sikap keterbukaan masyarakat Giligenting kepada para tamu.

”Lengghi ini adalah simbol budaya masyarakat Giligenting yang sangat terbuka kepada tamu,” terang Ki Turmidzi. Ia menyebut tema ini sebagai representasi identitas masyarakat pesisir.

Baca Juga: SKK Migas - HCML Gelar Sunan Massal, Baksos dan Apresiasi Siswa Berprestasi pada Pembukaan Festival Pesisir 3

Terpisah, Manager Regional Office and Relation HCML Hamim Tohari menyampaikan bahwa Festival Pesisir adalah bukti sinergi antara perusahaan, Masyarakat, pemerintah dan pelaku ekonomi di wilayah terdampak. Selain itu, event tahunan ini juga menjadi sarana mengangkat potensi yang ada di daerah terdampak.

”Setiap tahun gelaran ini dilakukan evaluasi dan perbaikan agar dampaknya semakin maksimal. Seluruh pagelaran yang melibatkan masyarakat setempat menunjukkan keseriusan Festival Pesisir dalam mengangkat potensi lokal,” terang Hamim Tohari (17/11).

Hamim menambahkan, suksesnya gelaran Festival Pesisir dari tahun ke tahun tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan Pemkab Sumenep.

”Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat, pegiat seni dan khususnya pemkab Sumenep yang selama ini mendukung penuh kegiatan Festival Pesisir,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa Pemkab Sumenep sangat mendukung Festival Pesisir #4 yang akan digelar di Pulau Giligenting.

Baca Juga: SKK Migas–HCML Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Pulau Sapudi

Menurut dia, event tersebut merupakan momentum penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat posisi Giligenting sebagai destinasi wisata potensial.

Bupati Fauzi menjelaskan, Giligenting memiliki pesona alam, budaya, dan kuliner yang mampu bersaing dengan daerah wisata lainnya di Indonesia. Festival Pesisir diharapkan menjadi ruang promosi yang efektif agar pulau ini semakin dikenal wisatawan.

“Festival Pesisir adalah momentum tepat untuk memperkuat identitas daerah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kami ingin event ini terus bertumbuh dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan warga,” tegasnya.

Bupati juga meminta agar berbagai sektor dilibatkan, termasuk masyarakat dan pelaku UMKM lokal. Kehadiran UMKM, menurutnya, menjadi penggerak penting dalam perputaran ekonomi selama festival berlangsung, terutama dengan meningkatnya kunjungan wisatawan.

Baca Juga: Media Jadi Mitra Strategis SKK Migas Dorong Target Produksi Hulu Migas untuk Ketahanan Energi Nasional

Apresiasi juga disampaikan Kepala SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan. Menurutnya, apa yang dilakukan HCML merupakan salah satu kepedulian industri hulu migas terhadap budaya lokal.

”SKK Migas sangat mengapresiasi langkah HCML untuk mendukung pelestarian  budaya lokal yang berkelanjutan sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial yang diemban dalam operasi hulu migas di Madura,” terangnya. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#HCML #sumenep #giligenting #umkm #skk migas #pariwisata #Festival Pesisir