Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dukung UMKM Naik Kelas, BRI Turut Sukseskan Festival Kemudahan Usaha Mikro di Tangerang

Hendriyanto • Minggu, 9 November 2025 | 16:38 WIB

MERIAH: Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.
MERIAH: Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.

TANGERANG, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmen dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat, BRI konsisten memberi dukungan nyata agar pengusaha UMKM dapat berkembang dan naik kelas.

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah partisipasi 720 pelaku UMKM binaan BRI dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Kegiatan berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Acara ini melibatkan 1.200 pelaku usaha mikro dari berbagai daerah dan latar belakang usaha.

Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing UMKM sekaligus menjamin keberlangsungan usaha melalui pelatihan, perizinan, pembiayaan, hingga literasi keuangan.

Baca Juga: Dari Hobi Jadi Bisnis, Erildya Cemilan Family Tumbuh Bersama BRI Rumah BUMN

“Pemerintah melalui Kementerian UMKM terus berupaya menghadirkan berbagai program nyata untuk memperkuat sektor usaha mikro. Salah satu langkah konkret adalah menghadirkan layanan terpadu dalam festival ini agar pelaku UMKM dapat langsung mengakses berbagai fasilitas yang dibutuhkan,” ujarnya.

Festival ini menjadi pusat layanan terpadu yang memudahkan pelaku usaha mikro mengakses legalitas, perlindungan hukum, dan fasilitas pemerintah yang sebelumnya sulit dijangkau. Diselenggarakan di berbagai daerah, festival ini telah membantu ribuan pelaku usaha mikro yang menjalankan usahanya dengan berbagai keterbatasan.

Manfaat kegiatan ini sangat dirasakan oleh para pelaku usaha mikro, mulai dari kemudahan memperoleh legalitas, perlindungan merek dan produk, hingga peningkatan daya saing di pasar. Mereka juga memperoleh kepercayaan konsumen lebih tinggi, akses pembiayaan lebih mudah, serta peluang kemitraan dan ekspor yang terbuka luas.

Dengan makin banyaknya pelaku usaha mikro yang memperoleh legalitas dan pendampingan, sektor UMKM diharapkan mampu bertahan dan berdaya saing secara berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.

Baca Juga: Berawal dari Kegagalan, UMKM Tekstil Ramah Lingkungan Asal Bekasi Ini Terus Berkembang Bersama BRI

Dalam festival ini, BRI menghadirkan para pelaku UMKM binaannya untuk memamerkan produk unggulan kepada masyarakat. Ajang ini tak hanya menjadi wadah promosi, tetapi juga sarana edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan bagi pelaku usaha agar terus tumbuh secara berkelanjutan.

Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan bahwa BRI terus memperkuat ekosistem pembiayaan mikro dengan dukungan teknologi, edukasi, dan kemudahan akses layanan perbankan. Melalui partisipasi UMKM binaan di festival ini, BRI ingin membangun ekosistem usaha mikro yang kuat, tangguh, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Sebagai bank yang lahir dan tumbuh bersama rakyat, BRI berkomitmen menjadi rumah besar bagi pengusaha UMKM. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha, sekecil apa pun, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan naik kelas,” ujarnya.

Akhmad menambahkan, hingga September 2025 BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp130,2 triliun kepada 2,8 juta debitur, atau 74,40% dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp175 triliun.

Baca Juga: Qlola by BRI Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2025, Bukti Transformasi Digital Berdampak Nyata

Penyaluran KUR BRI masih didominasi sektor produksi, seperti pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa, dengan porsi 64,31% dari total pembiayaan. Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan Rp58,37 triliun atau 44,83% dari keseluruhan KUR BRI.

Capaian tersebut mencerminkan komitmen BRI memperkuat sektor riil dan menjaga ketahanan pangan nasional. Program KUR BRI tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pemberdayaan melalui pelatihan digital, pendampingan usaha, dan integrasi ke dalam ekosistem bisnis.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra utama bagi pelaku usaha mikro, dengan menyediakan akses pembiayaan yang mudah, perlindungan dari risiko usaha melalui asuransi mikro, serta mendorong transformasi digital agar UMKM dapat menembus pasar yang lebih luas,” imbuhnya. (dry)

Editor : Hendriyanto
#pelaku usaha #bri #umkm #usaha mikro