Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BRI Dorong Usaha Kue Kering “Bakulis” Naik Kelas, Jadi Penggerak Ekonomi Warga Sekitar

Hendriyanto • Sabtu, 1 November 2025 | 18:25 WIB

BRI berhasil mendorong usaha kue kering Bakulis semakin merambah ke nasional.
BRI berhasil mendorong usaha kue kering Bakulis semakin merambah ke nasional.

JAKARTA, RadarMadura.id – Dukungan pemberdayaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil mendorong usaha kue kering “Bakulis” milik Sulis berkembang pesat. Usaha yang berawal dari dapur rumah kini menjadi sumber penggerak ekonomi bagi warga sekitar.

Sulis memulai usaha Bakulis pada 2020 di Jakarta Timur, saat pandemi Covid-19 melanda. Setelah tempat kerjanya di perusahaan konstruksi tutup, ia mencari cara untuk tetap menafkahi keluarga dengan membuat kue kering seperti nastar, kastengel, sagu keju, kue kacang, dan putri salju.

“Nama Bakulis merupakan singkatan dari Bakulan Ibu Lis, sederhana tapi mudah diingat,” kenang Sulis. Berkat ketekunan dan kualitas produk, pesanan kue keringnya terus meningkat, terutama pada bulan puasa dan Lebaran.

Permintaan yang tinggi mendorong Sulis melibatkan ibu-ibu di lingkungan tempat tinggalnya untuk membantu produksi. Langkah ini tak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi para ibu rumah tangga di sekitar.

Kini, produk Bakulis sudah merambah pasar di berbagai kota di Pulau Jawa, seperti Bandung, Purwakarta, Semarang, dan Surabaya. Produksi Bakulis mencapai sekitar 500 kemasan per bulan dan terus bertumbuh.

Baca Juga: BRI Catat Laba Rp41,2 Triliun, Kuatkan Peran di Sektor UMKM dan Digital Banking

Setelah usahanya stabil, Sulis merasa perlu belajar lebih banyak tentang pengelolaan bisnis profesional. Ia pun bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta pada awal 2025 dan terpilih dalam program BRIncubator Lokal 2025.

Awalnya Sulis ragu karena merasa usahanya masih kecil, namun pendampingan BRI mengubah pandangannya.

“Alhamdulillah, mindset saya terbuka. Meski usaha saya masih mikro, tapi di BRIncubator Lokal, usaha saya disejajarkan dengan yang besar dan bagus. Kami dapat mentoring, belajar packaging, branding, dan pemasaran online, semuanya didukung Rumah BUMN BRI Jakarta. Sekarang saya jauh lebih percaya diri,” ujarnya.

Melalui program Rumah BUMN dan platform LinkUMKM BRI, Sulis memperoleh banyak wawasan bisnis dan strategi pemasaran. Ia juga berhasil memperluas jejaring, bahkan beberapa pelanggan kini menjadi reseller produk Bakulis.

Sulis berharap BRI terus memberikan pendampingan dan membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro untuk mengikuti pameran dan promosi. “Semoga Rumah BUMN BRI terus memberi kesempatan bagi kami untuk ikut pameran dan memperkenalkan produk ke masyarakat luas. Usaha mikro seperti kami juga ingin berkembang dan dikenal,” tuturnya.

Baca Juga: BRI Siap Salurkan BLTS Kesra untuk 35 Juta Keluarga, Dukung Asta Cita Nasional

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, BRI berkomitmen mendampingi pelaku UMKM di setiap tahap perjalanan bisnisnya. Menurutnya, pelatihan dan pendampingan berkelanjutan menjadi kunci bagi UMKM agar bisa naik kelas dan memperluas pasar.

“Melalui pembinaan dan program pemberdayaan yang menyeluruh, BRI percaya pelaku UMKM seperti ini punya potensi besar untuk memperluas pasar. BRI optimis UMKM tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi nasional, tapi juga lokomotif ekonomi rakyat,” tutup Dhanny. (dry)

Editor : Hendriyanto
#Peluang Ekonomi #bri #umkm #BBRI #usaha mikro