Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BRI Tuntaskan Penyaluran Dana Pemerintah Rp 55 Triliun untuk Dorong Ekonomi Nasional

Hendriyanto • Kamis, 23 Oktober 2025 | 00:54 WIB

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menuntaskan penyaluran dana penempatan pemerintah senilai Rp55 triliun pada 16 Oktober 2025. Dana yang bersumber dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) itu diarahkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui pembiayaan di berbagai sektor produktif.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa dana tersebut disalurkan ke sejumlah segmen pembiayaan. Porsi terbesar mengalir ke segmen mikro sebesar Rp28,08 triliun, termasuk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi penopang utama ekonomi rakyat.

Sementara itu, pembiayaan ke segmen korporasi mencapai Rp11,07 triliun dan diarahkan untuk memperkuat pengembangan industri nasional. Penyaluran ini memperkuat fondasi sektor strategis sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.

Selain itu, BRI juga menyalurkan pembiayaan ke segmen komersial sebesar Rp10,13 triliun dan segmen konsumer sebesar Rp6,58 triliun. Dukungan ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan di seluruh lapisan.

“Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada BRI dalam penempatan dana ini. Pembiayaan disalurkan secara selektif dan terukur ke sektor-sektor produktif yang mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah. Seluruh proses penyaluran dilakukan secara prudent untuk memastikan pembiayaan benar-benar memberikan dampak optimal,” ujar Hery Gunardi.

Baca Juga: BRI Peduli Dorong Penerapan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan

Sebagai informasi, pada September 2025, pemerintah melalui Kementerian Keuangan RI menempatkan dana sebesar Rp200 triliun kepada lima bank milik negara. Dana tersebut ditujukan untuk memperkuat likuiditas perbankan sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dari total dana itu, BRI, Bank Mandiri, dan BNI masing-masing menerima Rp55 triliun. Sementara BTN memperoleh Rp25 triliun dan Bank Syariah Indonesia (BSI) mendapatkan Rp10 triliun.

Hery menegaskan bahwa BRI akan terus memperluas akses pembiayaan secara berkelanjutan guna memperkuat fondasi ekonomi nasional. Melalui penyaluran dana yang tepat sasaran, BRI berupaya memastikan UMKM tetap menjadi motor utama penggerak ekonomi Indonesia.

“BRI pun berkomitmen memperluas akses pembiayaan secara berkelanjutan untuk memperkuat fondasi perekonomian nasional. Dengan demikian, BRI akan terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan UMKM sebagai motor penggerak utamanya,” pungkas Hery Gunardi. (dry)

Editor : Hendriyanto
#ekonomi nasional #bri #umkm