Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BNI Sukseskan Akad Massal Nasional, Dorong Pembiayaan UMKM dan Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Hendriyanto • Rabu, 22 Oktober 2025 | 03:56 WIB

DUKUNG PERCEPATAN EKONOMI: BNI bersama pemerintah mensukseskan program akad massal 800.000 debitur UMKM digelar di Surabaya, Selasa (21/10/2025)
DUKUNG PERCEPATAN EKONOMI: BNI bersama pemerintah mensukseskan program akad massal 800.000 debitur UMKM digelar di Surabaya, Selasa (21/10/2025)

SURABAYA, RadarMadura.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Melalui program Akad Massal 800.000 Debitur UMKM (KUR, PMI, KPP) dan Penciptaan Lapangan Kerja, BNI turut menyukseskan kegiatan nasional yang digelar serentak di 38 provinsi Indonesia.

Acara puncak berlangsung di Dyandra Convention Center, Surabaya, dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koperasi dan UMKM Maman Abdurrahman, serta Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin. Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, para kepala daerah, dan Direktur Institutional Banking BNI Eko Setyo Nugroho.

Menko Airlangga menegaskan, kegiatan ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat dalam memperluas akses pembiayaan produktif di seluruh daerah.

“Program KUR dan kredit produktif lainnya menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga daya tahan ekonomi nasional. Dengan kerja sama lintas pihak, saya yakin program ini dapat memajukan usaha-usaha produktif di masa depan,” ujar Airlangga.

Menteri P2MI Mukhtarudin menambahkan, program KUR Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi langkah penting untuk memastikan para pekerja migran mendapat pembiayaan yang layak tanpa harus terjerat pinjaman informal.

Baca Juga: 232 Atlet dari 15 Negara Siap Berlaga di wondr by BNI Indonesia Masters 2025 di Medan

“Akad hari ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberdayakan pekerja migran agar bisa berangkat bekerja dengan pembiayaan yang lebih ringan dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menilai sektor UMKM memiliki peran vital dalam menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ketahanan ekonomi rakyat.

“Setiap usaha mikro, kecil, dan menengah mampu menyerap rata-rata dua hingga tiga tenaga kerja baru. Pertumbuhan ekonomi dapat digerakkan dari semangat kemandirian yang lahir dari UMKM,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi penunjukan Surabaya sebagai pusat kegiatan nasional tersebut.

“Akad massal ini menjadi momentum untuk membuka lebih banyak lapangan kerja baru dan menumbuhkan semangat ekonomi rakyat di tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” kata Khofifah.

Baca Juga: BNI Hadir di TNI RUN 2025, Dorong Literasi Keuangan dan Transaksi Digital di Yogyakarta

BNI Perkuat Akses Pembiayaan Produktif

Direktur Institutional Banking BNI Eko Setyo Nugroho menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BNI memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Melalui kegiatan akad massal ini, kami ingin menghadirkan kemudahan dan percepatan akses kredit agar masyarakat semakin berdaya dan ekonomi daerah terus tumbuh,” ujar Eko.

Di lokasi Surabaya, sebanyak 404 debitur BNI menjadi bagian dari 2.250 debitur nasional yang melakukan akad massal secara langsung. Pembiayaan mencakup berbagai skema seperti KUR Mikro, KUR Kecil, KUR PMI, dan Kredit Program Perumahan (KPP). Para penerima manfaat berasal dari sektor pertanian, perdagangan, dan jasa produktif di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Selain di Surabaya, BNI juga mengoordinasikan pelaksanaan akad massal di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Utara dan Gedung Pogombo, Sulawesi Tengah, yang melibatkan ratusan debitur dari berbagai sektor ekonomi lokal.

Eko menambahkan, langkah ini sejalan dengan peran BNI sebagai bank penyalur KUR dan kredit program pemerintah yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi rakyat.

Baca Juga: Program Mangrove Banyuwangi Antar BNI Raih Green Warrior Award di ESG Now 2025

“BNI akan terus hadir sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui dukungan nyata terhadap sektor produktif dan pembiayaan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui partisipasi aktif dalam program nasional ini, BNI berharap dapat mempercepat pemerataan ekonomi, mendorong tumbuhnya UMKM baru, dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di berbagai daerah.

Dengan memperluas akses keuangan inklusif dan pembiayaan produktif, BNI menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi nasional yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan. (dry)

Editor : Hendriyanto
#lapangan kerja baru #umkm #bni #Pekerja Migra Indonesia #surabaya