Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Media Jadi Mitra Strategis SKK Migas Dorong Target Produksi Hulu Migas untuk Ketahanan Energi Nasional

Hendriyanto • Kamis, 9 Oktober 2025 | 18:16 WIB

BERSINERGI: Kepala SKK Migas perwakikan Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menyampaikan pendapatnya dihadapan pemimpin redaksi media di Semarang, Rabu (8/10)
BERSINERGI: Kepala SKK Migas perwakikan Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menyampaikan pendapatnya dihadapan pemimpin redaksi media di Semarang, Rabu (8/10)

SEMARANG, RadarMadura.id – Sektor media dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Melalui pemberitaan yang akurat, transparan, dan edukatif, media berkontribusi besar dalam membangun pemahaman publik tentang industri minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Anggono Mahendrawan dalam Lokakarya Media 2025 SKK Migas–KKKS Jabanusa di Semarang, Rabu (8/10).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Optimalisasi Peran Media dalam Mendorong Capaian Target Hulu Migas Nasional” yang diikuti oleh puluhan pimpinan redaksi media dari berbagai daerah di wilayah operasi Jabanusa.

Dalam sambutannya, Anggono menyebut bahwa defisit neraca perdagangan minyak Indonesia masih menjadi tantangan utama. Menurutnya, kondisi ini harus dikomunikasikan secara terbuka agar masyarakat memahami kompleksitas kebutuhan energi nasional.

“Gas bumi masih menjadi keunggulan Indonesia dan akan terus dibutuhkan sebagai bagian dari energi transisi,” kata Anggono. Ia berharap lokakarya ini memperkuat sinergi antara industri hulu migas dan media dalam mendukung agenda ketahanan energi nasional.

Baca Juga: SKK Migas–HCML Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Pulau Sapudi

Menurutnya, meski porsi minyak dalam bauran energi nasional terus menurun, kebutuhan terhadap energi justru meningkat. “Ini adalah tantangan nyata ke depan: memenuhi kebutuhan energi sambil tetap mendukung agenda transisi energi,” tambahnya.

Defisit neraca energi disebabkan oleh konsumsi yang jauh lebih tinggi dibandingkan produksi dalam negeri. Kondisi itu memberikan tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Anggono menegaskan, wilayah Jabanusa memiliki kontribusi strategis terhadap produksi migas nasional. Hingga kini, wilayah tersebut mencatatkan produksi sebesar 178.969 barel minyak per hari (BOPD), atau sekitar 24 persen dari total produksi nasional.

Selain itu, produksi gas bumi dari Jabanusa mencapai 676 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), yang menyumbang sekitar 10 persen dari total produksi gas nasional. Anggono menyebut angka ini sebagai bukti kuat peran penting Jabanusa dalam menopang target produksi nasional.

Baca Juga: Dirjen Migas Apresiasi PPM SKK Migas - HCML di Sampang: Dorong Ekonomi dan Pendidikan Berkelanjutan

“Dengan pencapaian tersebut, kami tegaskan peran Jabanusa sebagai tulang punggung dalam menopang target produksi nasional,” ujarnya di hadapan para pimpinan redaksi media.

Lokakarya ini juga menyoroti pentingnya komunikasi publik yang efektif untuk memperkuat kebijakan energi nasional. SKK Migas menilai bahwa sinergi antara industri migas dan media dapat membangun narasi positif tentang kontribusi sektor hulu terhadap ekonomi nasional.

Strategi komunikasi publik diarahkan untuk menempatkan sektor hulu migas sebagai mitra strategis pemerintah. Langkah ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan “Pilar Ketahanan Energi.”

SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terus mengajak media untuk menjadi mitra aktif. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target produksi migas serta meningkatkan kepercayaan publik melalui pemberitaan yang objektif dan konsisten.

Baca Juga: SKK Migas Jabanusa Perkuat Sinergi Penuhi Kebutuhan Nasional

Anggono menegaskan, media memiliki peran besar dalam membangun iklim investasi yang kondusif di sektor energi. “Kami optimistis kolaborasi antara industri hulu migas dan media dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan energi global dan mewujudkan ketahanan energi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (dry)

Editor : Hendriyanto
#pemred #ketahanan energi #lokakarya #skk migas #nasional #media