JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjalin kolaborasi strategis dengan PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui anak usahanya, Medco E&P Indonesia (MEPI).
Kerja sama ini fokus pada program pemberdayaan UMKM, peningkatan kapasitas usaha, serta monitoring perkembangan melalui dashboard partnership.
Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di Gedung BRI Pusat, Jakarta, Jumat (29/08/2025). Acara ini menandai komitmen kedua perusahaan dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui sinergi pemberdayaan masyarakat.
Senior Executive Vice President BRI, Muhammad Candra Utama, mengatakan kerja sama ini menjadi bukti nyata keseriusan BRI dalam penguatan UMKM. Menurutnya, BRI tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pengembangan usaha kecil.
Baca Juga: BRI Dukung Warga Binaan Lewat Pembangunan BLK Nusakambangan dan Program Ketahanan Pangan
“BRI memiliki peran sebagai bank yang berfokus pada UMKM, tidak sebatas sebagai intermediary keuangan. Kami juga berkomitmen meningkatkan ekonomi dan social value melalui pelatihan, pendampingan, serta pengembangan akses pasar agar UMKM tumbuh berkelanjutan,” ujar Candra.
Ia menambahkan, kolaborasi ini memperkuat ekosistem UMKM di wilayah operasi MedcoEnergi. Dengan prinsip inklusi, digitalisasi, dan keberlanjutan, BRI ingin menciptakan UMKM yang tangguh dan adaptif.
Pada tahap awal, sebanyak 46 UMKM potensial di tujuh area operasi MedcoEnergi akan menerima manfaat langsung. Lokasi tersebut meliputi Tarakan, Corridor, South Natuna Block B, Madura Offshore, Sampang, South Sumatra Region, dan Bangkanai.
Sementara itu, Senior Manager Sustainability & Performance Excellence MedcoEnergi, Ibrahim Arsyad, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan ekonomi desa. Menurutnya, program ini selaras dengan upaya pemerintah mempercepat peningkatan kapasitas masyarakat.
BriBaca Juga: Tanggap Bencana Banjir Bali dan NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan
“Melalui kerja sama dengan BRI, kami percaya kesejahteraan masyarakat desa di lokasi operasi akan meningkat lebih cepat. Program ini juga menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Ibrahim.
MedcoEnergi memastikan akan memperluas jangkauan program ini ke seluruh UMKM binaannya. Langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Hingga kini, BRI telah menjalankan berbagai program pemberdayaan UMKM dan lembaga desa. Program tersebut mencakup pemberdayaan lebih dari 4.600 Desa BRILiaN, pembinaan 41.615 klaster usaha, serta pelatihan UMKM di 54 titik Rumah BUMN.
Selain itu, BRI mengelola platform digital LinkUMKM dengan lebih dari 13,1 juta pengguna. Platform ini memperkuat konektivitas dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia. (*/dry)
Editor : Hendriyanto