SURABAYA, RadarMadura.id – Berawal dari keprihatinan terhadap pencemaran Sungai Brantas yang dipenuhi sampah plastik sekali pakai, UMKM asal Surabaya, Bumbi, menghadirkan inovasi popok kain ramah lingkungan yang dapat digunakan kembali.
Usaha ini juga membuka lapangan kerja inklusif dengan melibatkan perempuan dan penyandang disabilitas dalam proses produksinya.
Pendiri Bumbi, Celia Siura, menjelaskan bahwa popok sekali pakai menjadi penyumbang besar sampah plastik rumah tangga.
“Di lapangan, praktik pembuangan yang kurang tepat masih sering terjadi. Banyak orang tua khawatir membakar popok berdampak buruk bagi bayi, sehingga popok sekali pakai akhirnya dibuang sembarangan dan menumpuk di lingkungan sekitar kita,” ungkapnya.
Sebagai solusi, Celia merancang popok kain yang bisa dicuci menggunakan deterjen ramah lingkungan. Dengan cara ini, ketergantungan pada Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan praktik membakar sampah bisa berkurang.
Baca Juga: BRI Hadirkan Weekend Banking dan BRImo Selama Libur Maulid Nabi 2025
“Dengan desain berbahan katun yang lembut dan nyaman, popok Bumbi dilengkapi adjustable button sehingga dapat digunakan dalam rentang usia lebih panjang. Produk ini juga telah memenuhi standar SNI sebagai jaminan mutu dan keamanan,” tambah Celia.
Untuk memperkuat keberlanjutan, Bumbi menghadirkan paket adopsi praktis, mulai dari starter kit, opsi pembiayaan, hingga portable washing yang dirancang agar keluarga lebih mudah beralih ke produk guna ulang
Bumbi juga mengusung prinsip sirkular dan lokal dalam rantai produksinya. Seluruh proses dilakukan di Indonesia melalui rantai pasok inklusif yang memberdayakan perempuan dan penyandang disabilitas.
Selain itu, Bumbi melibatkan kader kesehatan serta komunitas ibu-ibu yang dilatih menjadi edukator sekaligus penjual di tingkat komunitas. Upaya ini mendorong peningkatan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat literasi kesehatan dan lingkungan.
“Dengan cara ini, pendapatan rumah tangga bisa bertambah, sekaligus menguatkan pemahaman keluarga mengenai dampak lingkungan, manfaat kesehatan, dan potensi penghematan,” jelas Celia.
Baca Juga: BRI Peringati HPN 2025, Dorong Inovasi BRImo, QLola, dan AI Sabrina untuk Nasabah
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi nasional. Bumbi berhasil meraih penghargaan Pengusaha Muda BRILiaN 2024 kategori Best of The Best Fashion & Wastra atas kontribusinya menghadirkan solusi ramah lingkungan sekaligus memberdayakan komunitas.
Celia menuturkan, penghargaan itu menjadi dorongan untuk terus memperluas jangkauan bisnis. Saat ini, Bumbi telah beroperasi di Mojokerto, Kediri, Jember, Jakarta, hingga Bali, serta bermitra eksklusif dengan Pemerintah Kota Surabaya.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan perseroan konsisten mendukung UMKM yang menghadirkan solusi keberlanjutan. Menurutnya, kisah Bumbi membuktikan UMKM dapat tumbuh menjadi gerakan dengan manfaat berlapis.
“Melalui berbagai program pemberdayaan, kami ingin melahirkan lebih banyak pengusaha UMKM yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tutur Dhanny. (*/dry)
Editor : Hendriyanto