SUMENEP, RadarMadura.id - Arinna Hidayah Bakery resmi dibuka di Sumenep. Grand Launching-nya digelar pada Sabtu (6/7) di Graha Adipoday. Acaranya berlangsung lancar dan meriah.
Banyak momen istimewa saat pembukaan Arinna Hidayah Bakery tersebut. Sebab, dihadiri spesialis guest Star chef Marinka dan publik figur Arumi Bachsin.
Selain itu, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep juga ikut menyaksikan kegiatan tersebut.
Acara pembukaan semakin meriah dengan penampilan Nabila dan Tri Suaka. Para tamu undangan terpukau dengan grand launching Arinna Hidayah Bakery. Ada sekitar 300 undangan yang hadir dalam acara tersebut.
Kegiatan grand launching ditandai dengan prosesi pemotongan pita. Selain itu ada demo baking dan penyerahan sertifikat halal. Acara ditutup dengan kunjungan ke festival produk bakery dan hiburan musik.
Baca Juga: Luncurkan Lip Cream Berkualitas, Arinna Hidayah Skincare Manjakan Pelanggan
Owner Arinna Hidayah Bakery Hj Arinah Hidayah mengatakan, dirinya terus mengembangkan bidang usahanya. Salah satunya ke industri kuliner. Dia menginginkan usahanya itu bisa bermanfaat untuk masyarakat.
"Alhamdulillah Arinna Hidayah Bakery kini sudah resmi dibuka dan hadir di Sumenep," katanya.
Menurut dia, Arinna Hidayah bakery bukan sekadar usaha kuliner. Melainkan, sebagai bentuk kontribusi dalam membuka peluang kerja baru di Kota Keris.
"Ini sekaligus sebagai motivasi awal perempuan hebat Sumenep dan upaya pemberdayaan masyarakat lokal," ucapnya.
Arinah menjelaskan, usaha bakery yang dijalankan mengedepankan kualitas. Bahan-bahannya premium, peralatan canggih dan pelayanan yang terbaik.
Dia ingin menunjukkan bahwa serius dalam mengelola Arinna Hidayah Bakery. Sehingga akan berpengaruh terhadap pelayanan dan kualitas produk.
"Arinna Hidayah Bakery bukan hanya tempat membeli roti, tapi tempat kami menghadirkan cita rasa dengan kehalalan, kebersihan, dan ketulusan,” terangnya.
Pengusaha perempuan asal Kecamatan Ganding itu menambahkan, dirinya sengaja menggandeng figur kuliner nasional seperti chef Marinka.
Itu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang proses baking yang profesional dan kreatif.
“Chef Marinka bukan hanya datang sebagai tamu, tetapi juga menginspirasi kami semua. Bahwa kerja keras dan ketekunan adalah resep utama dalam membangun usaha, apalagi kami merintis dari nol,” imbuh Arinah.
Baca Juga: UPA PKK UTM Sosialisasikan Kompetisi Bisnis, Manajemen, dan Keuangan Jelang Ajang Nasional
Arinah berharap usaha yang dijalankannya itu bisa terus berkembang dan menjadi pionir roti berkualitas untuk pasar yang lebih luas di Nusantara. Meskipun keberadaannya dirintis dari kabupaten paling ujung di Pulau Madura.
“Kami berangkat dari kota kecil, tapi dengan tekad besar dan kami optimis serta tidak berkecil hati. Semoga Arinna Hidayah Bakery bisa menjadi pilihan utama masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Arumi Bachsin mengaku bangga terhadap manajemen Arinna Hidayah Bakery. Sebab, mengedepankan sistem pemberdayaan perempuan.
Sekitar 80 persen tenaga kerjanya merupakan perempuan dari desa-desa sekitar.
Tidak hanya itu, para karyawan juga dibekali dengan pelatihan kewirausahaan agar kelak bisa mandiri.
"Ini luar biasa. Karena yang diusung Ibu Arinna bukan hanya konsep bisnis belaka melainkan juga pemberdayaan dengan melibatkan perempuan desa dan memperkuat kemandirian mereka. Serta menghadirkan produk lokal dengan kualitas premium,” ucap istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak tersebut. (iqb/bil)
Editor : Hendriyanto