Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Haji 1446 H: BSI Siapkan Layanan Optimal untuk 185 Ribu Jemaah

Hendriyanto • Rabu, 15 Januari 2025 | 17:23 WIB

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna bersama dengan SVP Corporate Secretary & Communication BSI Wisnu Sunandar, SVP Islamic Ecosystem BSI M Syukron Habiby menunjukkan kain ihram.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna bersama dengan SVP Corporate Secretary & Communication BSI Wisnu Sunandar, SVP Islamic Ecosystem BSI M Syukron Habiby menunjukkan kain ihram.

JAKARTA, RadarMadura.id – Menjelang musim haji 1446 Hijriah, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengimbau calon jemaah haji untuk mempersiapkan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH). Hal ini diungkapkan oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, pada Selasa (14/1).

“Pada periode ini, kami memproyeksikan sekitar 185 ribu calon jemaah haji yang menabung di BSI akan berangkat tahun ini. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan berbagai layanan optimal menjelang pelunasan BPIH, yang saat ini masih dalam kajian pemerintah,” ujar Anton.

Sebagai bank syariah dengan pangsa pasar tabungan haji terbesar di Indonesia, yakni 83% dari total nasional, BSI memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan proses pelunasan BPIH berjalan lancar. Berdasarkan data Kementerian Agama RI, pelunasan tahap pertama diperkirakan akan dimulai pada akhir Januari 2025, sementara tahap kedua akan berlangsung pada Maret 2025.

Untuk mendukung proses tersebut, BSI mengaktifkan seluruh saluran layanan (BSI-Channel). Jaringan ini mencakup 1.030 outlet kantor cabang dan cabang pembantu, layanan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) yang beroperasi dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, aplikasi digital BYOND by BSI, serta 108 ribu agen BSI yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Baca Juga: Dorong Kelestarian Lingkungan, BSI Ajak Masyarakat Terapkan Wisata Berkelanjutan di Cikole Lembang

“Tahun ini, kami menargetkan pertumbuhan tabungan haji sekitar 13-15%, sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI secara nasional. Haji adalah salah satu fokus utama kami dalam meningkatkan dana murah,” jelas Anton.

Anton juga menambahkan bahwa keberhasilan BSI dalam menarik nasabah tabungan haji tidak lepas dari posisinya sebagai bank dengan total nasabah lebih dari 21 juta. Dengan infrastruktur layanan yang kuat, BSI optimistis mampu meningkatkan pangsa pasar tabungan haji secara nasional.

Selain itu, BSI juga memanfaatkan posisinya sebagai bank dengan layanan payroll terbesar ketiga di Indonesia. “Kami secara intensif menawarkan produk tabungan haji kepada nasabah payroll kami untuk meningkatkan Product Holding Ratio (PHR),” kata Anton.

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI juga terus berinovasi melalui layanan digital. Aplikasi BYOND by BSI memungkinkan calon jemaah untuk melakukan pelunasan BPIH secara mudah dan aman dari mana saja. Dengan volume pengguna yang terus meningkat, aplikasi ini menjadi salah satu andalan BSI dalam mendukung digitalisasi layanan keuangan syariah.

Baca Juga: Perkuat Implementasi ESG, BSI Kembangkan Ekonomi dan Tanam Pohon di Desa Semoyo Yogyakarta.

Dengan pendekatan holistik ini, BSI berharap dapat memperkuat posisinya sebagai bank pilihan utama bagi masyarakat yang ingin mendaftar dan menabung untuk ibadah haji. “Ingat haji, ingat BSI. Ini menjadi komitmen kami untuk terus memberikan layanan terbaik bagi calon jemaah haji Indonesia,” tutup Anton.

Langkah strategis BSI ini sejalan dengan visinya untuk mendukung inklusi keuangan syariah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di Indonesia. (dry)

Editor : Hendriyanto
#Jemaah haji #BSI #bank syariah indonesia #pelunasan haji