Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dorong Kelestarian Lingkungan, BSI Ajak Masyarakat Terapkan Wisata Berkelanjutan di Cikole Lembang

Hendriyanto • Minggu, 22 Desember 2024 | 18:16 WIB

UNTUK MASA DEPAN: Direktur Utama BSI Hery Gunardi didampingi Wakil Direktur utama BSI Bob T. Ananta menyerahkan secara simbolis bantuan CSR fasilitas sarana & prasarana kegiatan alam terbuka.
UNTUK MASA DEPAN: Direktur Utama BSI Hery Gunardi didampingi Wakil Direktur utama BSI Bob T. Ananta menyerahkan secara simbolis bantuan CSR fasilitas sarana & prasarana kegiatan alam terbuka.

JAWA BARAT, RadarMadura.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan melalui penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG). Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan mendorong pengembangan wisata berkelanjutan dan ekonomi sirkular di Tanah Air.

Langkah ini sejalan dengan visi BSI untuk memberikan manfaat jangka panjang kepada masyarakat melalui pengembangan yang berkelanjutan. Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, menyatakan bahwa BSI memprioritaskan keseimbangan kebutuhan finansial, sosial, dan spiritual dalam seluruh layanannya.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi ESG BSI melalui pilar Sustainable Operation dan Sustainable Beyond Banking. Kami mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada 2060 dengan mengampanyekan wisata yang ramah lingkungan dan mendukung ekonomi masyarakat lokal,” jelas Hery.

Di kawasan wisata Cikole Lembang, BSI melaksanakan berbagai program seperti pengecatan dan penempatan tempat sampah di titik strategis. Mereka juga mengelola sampah yang diolah kembali menjadi barang serbaguna, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis.

Baca Juga: Perkuat Implementasi ESG, BSI Kembangkan Ekonomi dan Tanam Pohon di Desa Semoyo Yogyakarta.

Selain itu, BSI turut berkontribusi dalam perbaikan fasilitas ibadah seperti mushola di area wisata. Edukasi daur ulang sampah diberikan kepada warga setempat untuk mendukung peningkatan ekonomi lokal melalui penjualan barang hasil daur ulang.

BSI mengedepankan prinsip ESG dengan tiga pilar utama. Pilar pertama adalah sustainable banking, yang melibatkan peningkatan tata kelola, pengembangan produk keuangan, dan pembiayaan berkelanjutan. Pilar kedua adalah sustainable operation yang mencakup target Net Zero Emission, transformasi digital, dan perlindungan data nasabah.

Pilar ketiga, sustainable beyond banking, mencakup inisiatif memperluas akses keuangan dan distribusi Ziswaf (zakat, infaq, sedekah, wakaf). Pilar ini bertujuan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat luas.

Hery menambahkan bahwa BSI memiliki visi menjadi The Best Global Islamic Bank dengan fokus pada keuangan berkelanjutan. Misi ini diwujudkan melalui pengembangan layanan yang relevan dan kontribusi nyata kepada masyarakat, lingkungan, dan ekonomi.

Baca Juga: Digital Banking Dinilai Optimal, BSI Raih Penghargaan Best Digital Bank

Donasi Pohon melalui BYOND

Sebagai bagian dari inovasi hijau, BSI memperkenalkan program donasi pohon melalui aplikasi BYOND By BSI. Nasabah dapat berdonasi untuk penanaman pohon secara digital melalui program Sedekah Pohon Untuk Negeri yang bekerja sama dengan mitra strategis, BSI Maslahat.

Hasil donasi ini akan digunakan untuk program penanaman pohon di berbagai wilayah di Indonesia. Inisiatif ini menegaskan komitmen BSI dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memanfaatkan teknologi untuk mendukung gerakan hijau.

Prestasi ESG BSI

Sepanjang 2024, BSI mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi atas komitmennya terhadap ESG. Di antaranya, Appreciated Social ESG Report, Investor Daily ESG Appreciation Night, Best Practices in Regulation Compliance dari Anugerah ESG Republika Award 2024, dan Katadata Green Initiative Awards.

Baca Juga: Ketetapan UMK Tidak Berlaku bagi Semua Pekerja

Hingga kuartal III-2024, BSI telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp 62,5 triliun. Pembiayaan ini didominasi oleh sektor UMKM, dengan Rp 34,1 triliun untuk UKM, Rp 15,1 triliun untuk mikro, dan Rp 6,7 triliun untuk proyek berkelanjutan.

BSI juga mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon melalui pembangunan gedung ramah lingkungan, penggunaan 115 kendaraan listrik, dan instalasi panel surya di sejumlah lokasi operasionalnya. Inisiatif ini menegaskan peran BSI sebagai pelopor keuangan berkelanjutan di Indonesia. (dry/par)

Editor : Hendriyanto
#ekonomi syariah #BYOND #BSI #Banking #bank syariah indonesia #Award