JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan laba bersih 21,6 persen secara year-on-year (yoy) pada Triwulan III 2024, dengan laba bersih mencapai Rp 5,11 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,20 triliun.
Pertumbuhan ini diperoleh melalui strategi pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan di segmen konsumer dan ritel serta penguatan dana murah (CASA) yang kini mencapai 61,69 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK).
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, mengapresiasi pencapaian ini dan menekankan pentingnya mempertahankan pertumbuhan sehat di tengah tantangan ekonomi global.
BSI berhasil memperluas DPK sebesar 14,92 persen menjadi Rp 301,22 triliun pada Triwulan III 2024 dengan komposisi utama produk tabungan yang tumbuh 13,40 persen (yoy) menjadi Rp 130,18 triliun. Jumlah nasabah meningkat pesat, dengan penambahan rata-rata 2,5 juta nasabah per tahun sejak merger, kini mencapai 21 juta.
Pertumbuhan Pembiayaan dan Produk Unggulan BSI
Total pembiayaan BSI mencapai Rp 267,06 triliun pada Triwulan III 2024, tumbuh 15,28 persen, dengan NPF Gross di level sehat 1,97 persen. Seluruh segmen tumbuh positif dengan sektor wholesale naik 12,17 persen, ritel 17,30 persen, dan konsumer 16,27 persen. Produk unik Cicil Emas tumbuh pesat 143,41 persen dengan NPF 0,00 persen, mencerminkan tren investasi emas yang kuat.
Shifting ke Layanan Digital
BSI melaporkan peningkatan signifikan dalam penggunaan e-channel, dengan 97,94 persen transaksi kini dilakukan melalui platform digital. BSI Mobile sendiri mencatat 7,5 juta pengguna dengan total transaksi mencapai Rp 464,8 triliun.
Dalam waktu dekat, BSI akan meluncurkan SuperApps, pengembangan dari BSI Mobile yang menggabungkan layanan keuangan, sosial, spiritual, dan gaya hidup untuk kemudahan pengguna.
Komitmen Terhadap Net Zero Emission dan Kontribusi Sosial
Mendukung green activity, BSI telah menyalurkan Rp 62,5 triliun untuk pembiayaan berkelanjutan yang meliputi sektor SME, mikro, dan pembiayaan SDA berkelanjutan.
Selain itu, BSI aktif dalam kegiatan kemaslahatan umat dengan alokasi lebih dari Rp189,6 miliar untuk pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial melalui program-program seperti BSI Scholarship dan pengembangan Desa BSI. (*/par)
Editor : Hendriyanto