PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pejuang ekonomi kreatif selalu memiliki cara untuk mencari peluang.
Salah satunya membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan membuka orderan aneka kue dan makanan. Hasilnya dalam sehari bisa tembus ribuan kue.
Industri rumahan pembuatan kue itu digeluti Yuyun Aini. Warga Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan, itu membuka usaha katering dan aneka kue sejak dua tahun lalu.
Usaha itu merupakan perkembangan usahanya sebagai penjual terang bulan.
”Terhitung sudah tiga tahun jika dengan terang bulan, yang kemudian berinisiatif coba-coba menu baru,” katanya Sabtu (28/9).
Kue pertama yang dicoba merupakan kue putu ayu yang dipromosikan melalui aplikasi WhatsApp.
Alhasil kue berisi gula merah itu disenangi pelanggan. Kini tidak hanya putu ayu yang dijual, namun juga ada aneka kue lainnya.
”Aneka kue basah hingga brownies kami biasa produksi. Kalau menjelang Lebaran itu, kue kering seperti nastar, kukis, dan lain sebagainya,” tambahnya.
Harga kue basah dibanderol dari Rp 2.500 hingga Rp 3.000. Sedangkan untuk kue kering dipatok Rp 120 ribu per kilogram.
Sementara untuk katering nasi, dirinya menyesuaikan permintaan costumer. ”Semua bergantung ukuran dan takaran,” ungkap perempuan usia 45 tahun itu.
Perempuan yang akrab disapa Wak Nini itu memiliki keahlian secara otodidak. Namun, hasil olahannya banyak disukai pelanggan.
Baca Juga: Olahan Mangga yang Hits, Resep Buko Mangga untuk Camilan Sehari-hari dan Ide Jualan
Dia dibantu empat karyawannya hampir memproduksi ratusan hingga ribuan kue setiap hari.
”Awalnya pekerja saya cuma satu orang, kini sudah empat orang. Setiap hari mesti ada pesanan,” paparnya.
Dalam sehari dirinya bisa mengumpulkan omzet Rp 1 juta hingga Rp 2,5 juta. Dia mengakui laba bersih yang dia dapatkan tidak seberapa.
Namun, dirinya bersyukur usahanya mampu menghidupi keluarga dan membiayai ketiga anaknya yang sedang sekolah.
”Alhamdulillah terbantukan, dan saya juga bisa membeli motor Scoopy dari usaha kue ini. Sisanya hanya untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (ay/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti