PAMEKASAN, RadarMadura.id – Melon menjadi salah satu buah primadona di musim kemarau. Varietasnya yang beragam seperti melon golden menjadi daya tarik petani untuk menanam.
Teknis Lapangan Kebun Melon Desa Artodung, Kecamatan Galis, Pamekasan, Muzahrah mengelola tiga lahan kebun melon sekaligus.
Belum lama ini telah memasuki lahan melon yang ketiga dengan masa tanam yang terakhir. ”Sekarang ini varian yang terakhir, tapi jenisnya banyak,” katanya Sabtu (21/9).
Di kebunnya ada empat jenis varietas yang sedang masa pembuahan. Di antaranya, golden luna, golden apollo, honey globe, dan sky rocket. Tiap jenis memiliki ciri dan rasa tidak sama. ”Yang primadona itu golden luna karena rasanya lebih manis,” tambahnya.
Golden luna memiliki ciri kulit kuning dengan daging sedikit memerah. Sementara golden apollo, sky rocket, dan honey globe ada cirinya tersendiri.
Meski demikian, penanaman dan perawatan tidak jauh berbeda. ”Penyemaian bibit itu hanya berlangsung lima hari hingga satu minggu, baru pindah tanam,” ungkapnya.
Pria 32 tahun itu menyampaikan bahwa dari masa tanam buah bisa dipanen pada usia 65 hari. Masa pembuahan dari masa tanam berusia 20 hari.
Sementara sistem tanamnya bisa menggunakan beberapa metode. ”Yakni, single row dan double row yang membedakan banyaknya biji dan tangkainya ketika tumbuh,” paparnya.
Melon merupakan tanaman yang membutuhkan sedikit perawatan yang cukup intens. Terutama dari kesehatan buah dari hama. Juga mengatur kelembapan tanah.
”Untuk penyiraman air ini cukup melihat kondisi tanah. Jika kering, kami lakukan penyiraman pengairan setiap 3–5 hari,” ungkapnya.
Sementara itu, pembasmian hama di kebun melon dirasa cukup intens. Jenisnya seperti hama kutu dan tikus.
Sebab, kebunnya berada di tengah lahan tembakau. ”Hama kami basmi dengan penyemprotan pestisida,” paparnya.
Meski demikian, penyemprotan pestisida tidak bisa intens karena akan menyebabkan kerusakan pada buah melon.
Penyemprotan cukup satu minggu dua kali jika serangan hama intensitas tinggi. ”Kalau tidak begitu terserang tidak perlu, karena kalau sering, buah bisa gagal,” jelasnya.
Menurut dia, petani perlu memperhatikan cara memanen sesuai jenis masing-masing. Misalnya, untuk golden luna masa kematangan buah dilihat dari tekstur kulit.
Sedangkan sky rocket dan apollo melon akan matang ketika buah jatuh. ”Luna memang beda,” ujarnya. (ay/luq)
Editor : Ina Herdiyana