Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pisang Cavendish Milik Warga Sumenep Tumbuh Subur meski di Lahan Gersang dan Tandus

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 1 November 2023 | 19:28 WIB
SUKSES: Wabup Sumenep Dewi Khalifah memanen buah pisang Cavendish di kebun Faeliyaturrahman di Desa Pakandangan Sangra, Bluto, Sabtu (23/9). (SAIFULLAH UNTUK JPRM)
SUKSES: Wabup Sumenep Dewi Khalifah memanen buah pisang Cavendish di kebun Faeliyaturrahman di Desa Pakandangan Sangra, Bluto, Sabtu (23/9). (SAIFULLAH UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Faeliyaturrahman, warga Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Sumenep, bisa dikatakan sukses dalam berkebun pisang Cavendish. Ribuan pisang berkelas tersebut berhasil tumbuh di lahan gersang seluas hampir 1 hektare.

Keberhasilan pria 49 tahun itu menanam dan merawat pohon pisang cavendish hingga berbuah di kawasan pebukitan yang gersang dan tandus, juga dipenuhi bebatuan itu tidak mudah. Dibutuhkan ketelatenan dalam pengolahan lahan. Petani harus paham teknis penanaman yang tepat.

Selain itu, harus dilakukan pemupukan yang benar. Juga penyemprotan bahan organik agar terjauh dari penyakit. Itu semua penting diperhatikan agar pohon pisang tumbuh dengan sempurna sesuai harapan.

Faeliyaturrahman mengatakan, awal mula penanaman pohon pisang Cavendish tersebut pada November 2022. Saat itu dirinya membeli 2.000 bibit. Namun, tidak semua ditanam secara langsung agar perawatannya tidak terlalu berat. Sebab, saat itu masih perdana dan tahap uji coba. ”Jadi awalnya saya hanya menanam 200 bibit saja,” katanya.

Setelah melakukan penanaman yang pertama, disusul penanaman berikutnya satu bulan setengah kemudian dan seterusnya. Dengan cara seperti itu, proses penyiraman agar bibit tumbuh dengan sempurna tidak terlalu memberatkan.

Saat penanaman pertama masih musim kemarau. Sehingga, membutuhkan asupan air yang cukup banyak. ”Tanah di sini kan pegunungan, jadi gersang dan  penuh bebatuan. Makanya harus disiram setiap hari agar kebutuhan airnya tercukupi,” tuturnya.

HASIL MEMUASKAN: Faeliyaturrahman menunjukkan buah pisang Cavendish di kebunnya di Desa Pakandangan Sangra, Bluto, Sumenep, Kamis (19/10). (MOH. IQBAL/JPRM)
HASIL MEMUASKAN: Faeliyaturrahman menunjukkan buah pisang Cavendish di kebunnya di Desa Pakandangan Sangra, Bluto, Sumenep, Kamis (19/10). (MOH. IQBAL/JPRM)

Faeliyaturrahman sangat senang saat melihat pohon pisang Cavendish yang ditanam berbuah. Sebab, di lahan gersang seperti miliknya itu, pohon pisang berkelas tersebut bisa tumbuh dengan subur. ”Alhamdulillah, untuk saat ini sudah banyak yang berbuah,” imbuh Faeliyaturrahman.

Sementara itu, CEO NAB Lanceng Madura Saifullah mengatakan, bibit pohon pisang Cavendish yang ditanam Faeliyaturrahman itu hasil membeli kepada dirinya. Dia juga yang mendorong Faeliyaturrahman untuk berkebun pisang.

Faeliyaturrahman mendorong para petani menanam pisang Cavendish karena memiliki peluang bisnis yang besar. ”Saya memang berkeinginan mendorong petani bisa sukses dengan menanam pisang Cavendish karena pisang ini pasarannya luas,” katanya.

Dia sejak awal mengajarkan petani cara menanam yang baik. Mulai persiapan lahan selama satu minggu. Yakni, penggalian dengan jarak maksimal 3 meter dan minimal 2,5 meter. ”Lubangnya berukuran lebar dan panjang 40 sentimeter. Kedalamannya juga 40 sentimeter,” ucapnya.

Setelah tahap pelubangan, kemudian diberi pupuk dan disemprot bahan organik agar subur. Setelah itu, dilapisi dengan tanah. Kemudian, dibiarkan terlebih dahulu. Setelah itu, baru bibit ditanam.

Pada tiga bulan pertama pasca penanaman, perlu dilakukan penyemprotan bahan organik secara berturut-turut. Di bulan ke-4 dan ke-5, penyemprotan tongkol dan daun agar buahnya tidak rusak. ”Bulan ke-8 biasanya hasil panen akan bagus,” terang Saifullah. (iqb/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pisang #lahan #air #penanaman #sumenep #bebatuan #bibit #gersang #perbukitan #cavendish